Virus Corona
Kenali 5 Level Gejala Covid-19 Varian Omicron, Perlu Dirawat di Rumah Sakit Jika Kritis
Ada lima derajat atau tingkatan gejala Covid-19 secara penemuan varian Omicron.
TRIBUNBANTEN.COM - Ada 24.728 penambahan kasus Covid-19 pada 1 Maret 2022.
Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada 5.589.176 kasus positif Covid-19 sejak kasus pertama diumumkan pada Maret 2020.
Ada lima derajat atau tingkatan gejala Covid-19 secara penemuan varian Omicron.
Hal itu tertuang dalam Kepmenkes RI Nomor HK.01.07/MENKES/4641/2021 tentang Panduan Pelaksanaan Pemeriksaan, Pelacakan, Karantina dan Isolasi dalam Rangka Percepatan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
5 level gejala Covid-19 varian Omicron:
Baca juga: Muncul Omicron Varian Siluman, Gejala Ringan tapi Sangat Berbahaya dan Menular Lebih Cepat
1. Covid-19 Tanpa gejala/asimtomatis
Orang yang positif Covid-19, baik varian corona biasa maupun Omicron tidak ditemukan gejala klinis.
2. Covid-19 gejala ringan
Orang yang positif Covid-19 oleh varian corona biasa dan Omicron mengalami gejala ringan, tanpa ada bukti pneumonia virus atau tanpa hipoksia, frekuensi napas 12-20 kali per menit dan saturasi oksigen >95 persen.
Gejala umum yang muncul seperti demam, batuk, kelelahan, kehilangan nafsu makan, napas pendek, mialgia dan nyeri tulang.
Gejala tidak spesifik lainnya seperti sakit tenggorokan, kongesti hidung, sakit kepala, diare, mual dan muntah, hilang penciuman (anosmia) atau hilang pengecapan (ageusia).
3. Covid-19 gejala sedang
Orang yang positif Covid-19, baik varian corona maupun Omicron menunjukkan gejala atau tanda klinis pneumonia seperti demam, batuk, sesak, napas cepat tanpa tanda pneumonia berat, dengan saturasi oksigen 93 persen.
4. Covid-19 gejala berat
Orang yang positif Covid-19, baik varian corona biasa maupun Omicron menunjukkan gejala atau tanda klinis pneumonia.
Gejala itu seperti demam, batuk, sesak, napas cepat, dan ditambah satu dari: frekuensi napas > 30 x/menit, distres pernapasan berat, atau saturasi oksigen <93 persen.
Baca juga: Waspada Omicron pada Bayi dapat Sebabkan Kematian, Hindari Tempar Ramai untuk Cegah Penularan
5. Covid-19 gejala kritis
Orang yang positif Covid-19, baik varian corona biasa maupun Omicron dengan gejala gagal napas, komplikasi infeksi, atau kegagalan multiorgan.
Pasien Covid-19 yang tanpa gejala dan gejala ringan cukup melakukan isolasi mandiri di rumah.
Pasien Covid-19 gejala sedang hingga kritis perlu mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Sumber: Kontan.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/petugas-medis-melakukan-rapid-test.jpg)