Jembatan Utama di Kasemen Putus, Warga Terpaksa Putar Arah Hingga 5 Kilometer untuk Menyebrang
Jembatan beton sepanjang 22 meter di RT 02/06 Kampung Angsana, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Serang, Kota Serang, ambruk usai diterjang banjir
Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati
TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Jembatan beton sepanjang 22 meter di RT 02/06 Kampung Angsana, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, ambruk usai diterjang banjir, pada Selasa (1/3/2022).
Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, sisa sampah bercampur bambu beserta akar masih menutupi area sekitar jembatan.
Sampai saat ini, reruntuhan beton jembatan masih mangkrak dan belum dievakuasi.
Baca juga: Jadi Korban Jembatan Terputus, Ini Nama-nama Siswa SMPN 3 Cijaku Lebak yang Selamat dari Maut
Budi (35) warga, mengatakan jembatan itu biasa digunakan sebagai akses utama warga menuju jalan raya, ke sekolah dan lainnya.
Jembatan itu menghubungkan antara Kampung Angsana dan Kampung Pemindangan, Kelurahan Unyur.
"Jembatan keterjang banjir jam 12.00, tinggi air dari Kali Cibanten 6 meter, kalo dari rumah ngerendem 2 meter," ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (14/3/2022).
Menurutnya jembatan itu hanya bisa dilalui pejalan kaki dan roda dua.
"Kalau mobil mah engga bisa masuk," tuturnya.
Baca juga: Jembatan Gantung Putus, Desa Ciapus di Lebak Terisolir
Sebagian warga yang bekerjanya dekat di seberang jembatan, nekat menyeberang puing-puing bambu yang berada di permukaan kali.
"Ada sebagian wargamah yang kerjanya deket nekat lewat kali aja nyeberang di atas bongkahan bambu," katanya.
Sukron menambahkan, saat kejadian terdengar suara keras saat jembatan ambruk.
Warga bergotong royong membakar sampah kayu.
"Putusnya pas hari H banjir," katanya.
Jembatan itu rampung dibangun tahun 2019 dari dana hibah ASA SCTV.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/jembatan-putus-di-rt-0206-kampung-angsana.jpg)