Bayi Baru Lahir Wajib Didaftarkan BPJS Kesehatan Maksimal 28 Hari Setelah Dilahirkan, Simak Caranya!

Pemerintah wajibkan bayi yang baru lahir untuk didaftarkan program BPJS Kesehatan, jika tidak maka akan dikenakan sanksi untuk orang tuanya.

Editor: Anisa Nurhaliza
dokumentasi BPJS Kesehatan Cabang Tangerang
BPJS Kesehatan Cabang Tangerang menggelar Forum Koordinasi Pemeriksaan dan Pengawasan Kepatuhan Kota Tasngerang ke-2 Tahun 2021, Jumat (17/9/2021). 

- Asli atau fotokopi Surat Keterangan Lahir dari dokter atau bidan.

- Asli atau fotokopi Kartu Keluarga (KK) orang tua bayi.

2. Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU)

Jika bayi baru lahir adalah anak pertama sampai anak ketiga, dapat didaftarkan setelah bayi dilahirkan dan kepesertaan dapat langsung aktif.

Cara daftar BPJS Kesehatan untuk bayi yang orang tuanya peserta PPU akan dilakuka secara kolektif melalui instansi atau badan usaha.

Adapun persyaratannya sebagai berikut:

- Kartu JKN-KIS asli milik ibu kandung bayi.

- Asli atau fotokopi Surat Keterangan Lahir dari dokter atau bidan.

- Asli atau fotokopi KK orang tua bayi.

- Bayi baru lahir yang berusia lebih dari tiga bulan harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdaftar di Dukcapil.

3. Peserta Bukan Penerima Upah (BPU) dan Bukan Pekerja (BP)

Bayi baru lahir dari peserta JKN-KIS wajib didaftarkan ke kantor cabang BPJS Kesehatan dan membayar iuran paling lambat 28 hari sejak bayi dilahirkan, yang dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir dari rumah sakit atau bidan.

Berikut persyaratannya:

- Asli Kartu JKN-KIS ibu kandung bayi.

- Asli atau fotokopi Surat Keterangan Lahir dari dokter atau bidan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved