Viral Kasir Indomaret Dianiaya Manajernya, Pihak Manajemen Buka Suara: Mereka Jalin Hubungan Khusus

Viral di media sosial video rekaman CCTV  yang merperlihatkan pegawai perempuan Indomaret dipukuli manajernya.

media sosial TikTok
Kasir Indomaret dipukuli manajer menjadi viral di sejumlah media sosial. 

TRIBUNBANTEN.COM - Viral di media sosial video rekaman CCTV  yang merperlihatkan pegawai perempuan Indomaret dipukuli manajernya.

Tampak karyawan lainnya sempat mencoba melerai, namun amarah sang manajer tetap tak tertahankan.

Sementara itu korban yang memakai seragam biru Indomaret  sama sekali tidak melakukan perlawanan.

Baca juga: Kekerasan Anak dan Perempuan Banyak Terjadi di Wilayah Perdesaan, UPTD PPA Lebak Ungkap Penyebabnya

"Kekerasan terhadap kasir Indomaret cabang Pekanbaru yang dilakukan oleh manager #savekasir #tegakkankeadilan #kasirindomaret," demikian narasi yang tertulis dalam video.

Menanggapi hal tersebut, Public Relations PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Anna Nenny Kristyawati angkat bicara.

Ia membenarkan adanya aksi kekerasan terhadap kasir Indomaret di salah satu cabang di Pekanbaru.

"Menanggapi pemberitaan yang terjadi di media sosial mengenai adanya video kekerasan di toko Indomaret cabang Pekanbaru, Manajemen Indomaret menyampaikan bahwa hal tersebut benar adanya," ujarnya dalam keterangan resmi sebagaimana dikutip Kompas.com, Rabu (23/3/2022).

Menurut Nenny, aksi kekerasan itu terjadi di Indomaret Sukarno Hatta 29, Cabang Pekanbaru pada Minggu (20/2/2022).

Baca juga: Minta Cerai, IRT Tewas Dianiaya Suaminya Pakai Tabung Gas 3 Kg, Jenazah Korban Ditemukan Sang Anak

Nenny pun menentang dengan tegas segala bentuk kekerasan yang terjadi, terutama di lingkungan kerja.

"Tindakan yang dilakukan oleh pelaku merupakan pelanggaran peraturan perusahaan yang merupakan pelanggaran tingkat 6 dengan sanksi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi yang melanggar," kata Nenny.

Berdasarkan peraturan perusahaan, dalam hal ini Indomaret, karyawan dilarang keras: "Mengancam, menyerang, memukul, berkelahi, melakukan intimidasi atau melakukan tindakan penghinaan secara verbal maupun nonverbal (bullying) terhadap perusahaan, atasan, pejabat/petugas perusahaan, sesama karyawan atau orang lain di tempat kerja/lingkungan perusahaan baik secara langsung maupun melalui media elektronik dan media sosial/media online."

Nenny melanjutkan, meskipun terjadi karena adanya permasalahan pribadi, Manajemen Indomaret tetap menyesalkan terjadinya tindak kekerasan di lingkungan toko Indomaret.

Selain itu, manajemen Indomaret juga telah mengambil sikap tegas atas perbuatan yang dilakukan oleh pelaku.

"Bahwa manajemen selalu berusaha untuk melindungi karyawan dari segala bentuk tindakan kekerasan."

"Menindaklanjuti kekerasan yang telah dilakukan, manajemen telah memanggil kedua belah pihak untuk mendapatkan informasi terkait video kekerasan yang telah tersebar melalui media sosial," ucap Nenny.

Baca juga: Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak Turun, DKP3A Kabupaten Serang Justru Khawatirkan Hal Ini

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved