Breaking News:

Sering Diancam, Ayah & Anak Bekerja Sama Aniaya Seorang Pemuda, Korban Alami Luka Tusuk di Punggung

Ayah dan anak berinisial BB (43) dan RC (20) kompak melakukan penganiayaan pada seorang pemuda di Kabupaten Bandung Barat.

net
Ilustrasi pengeroyokan 

TRIBUNBANTENCOM - Ayah dan anak berinisial BB (43) dan RC (20) kompak melakukan penganiayaan pada seorang pemuda di Kabupaten Bandung Barat.

Tak hanya berdua, mereka juga dibantu JS (25) mengeroyok dan menusuk korban berinisial R (29) pada 2 Mei 2022.

Kini ketiga pelaku yang berasal dari Desa Kidang Pananjung, Kecamatan Cililin itu telah ditangkap polisi.

Baca juga: Semua Tersangka Pengeroyokan Ade Armando Dipastikan Bukan dari Kalangan Mahasiswa

Wakapolres Cimahi, Kompol Niko N Adiputra menjelaskan kronologi pemukulan.

Ayah dan anak bersama satu temannya itu memukuli korban secara bersama-sama, kemudian satu dari mereka (JS) menusuk korban menggunakan sebilah pisau.

"Pelaku berinisial JS menusuk korban pada bagian punggung sebelah kiri."

"Saat hendak mencabut pisau yang menancap pada punggung korban, ternyata yang terangkat hanya gagangnya saja," ujarnya di Mapolres Cimahi, Kamis (19/5/2022).

Sementara pisau yang digunakan pelaku untuk menusuk korban, masih tertinggal pada tubuh korban hingga akhirnya harus dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.

"Sebilah pisaunya masih tertinggal di badan korban. Alhamdulillah, korban selamat karena saat itu langsung dibawa ke rumah sakit," katanya.

Niko mengatakan, motif dari pengeroyokan itu karena pelaku berinisial RC merasa tersinggung oleh ulah korban yang merupakan mantan suami kedua dari pelapor berinisial N.

Ilustrasi pengeroyokan dan dihakimi massa
Ilustrasi pengeroyokan dan dihakimi massa (Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik)

Baca juga: 6 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Ade Armando, 4 Pelaku Diminta Serahkan Diri

Sementara itu, BB ingin melindungi anaknya yang selalu diancam oleh suami dari saksi.

"Akhirnya mereka bertiga mendatangi korban dengan maksud untuk menghabisi," ucap Niko.

Korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Kemudian anggota Polres Cimahi bersama Polsek Cililin langsung mendatangi Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan serta pemeriksaan saksi-saksi.

"Kemudian, pihak kepolisian mendapat informasi bahwa para pelaku sedang berada di wilayah Ngamprah, Bandung Barat."

"Ketiga pelaku akhirnya berhasil diamankan," katanya.

Akibat perbuatan mereka, ayah dan anak beserta satu pelaku lainnya dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Keroyok Seorang Pemuda, Ayah dan Anak di Bandung Barat Terancam 9 Tahun Penjara

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved