Pergerakan Tanah Kembali Terjadi di Lebak Banten, Dampak Longsor di Pinggir Sungai Ciujung

Bencana alam berupa pergerakan tanah kembali terjadi di Kampung Parakanbeusi Tengah, Desa Parakan Beusi, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Rumah warga yang ambruk di Desa Parakan Beusi, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Rabu (15/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Bencana alam berupa pergerakan tanah kembali terjadi di Kampung Parakanbeusi Tengah, Desa Parakan Beusi, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten.

Satu unit rumah milik Deden (30), warga Kampung Parakanbeusi Tengah, turut terdampak pergerakan tanah tersebut.

"Ambrol akibat longsor pinggir Sungai Ciujung. Sebelumnya pada Selasa sore terjadi hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Parakan Beusi dan sekitarnya," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama, saat dihubungi TribunBanten.com, Rabu (15/6/2022).

Baca juga: Pergerakan Tanah di Lebak, Warga Kehilangan Usaha Pabrik Tahu: Nganggur Total!

Menurut dia, amblasnya bagian dalam rumah disebabkan karena longsor tebing sungai.

Kerusakan terjadi bagian dinding rumah yang ambruk sekitar 5 meter dari pinggir sungai Ciujung yang tidak jauh rumah.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa pemilik rumah semuanya selamat.

Febby menyebutkan pihaknya di lapangan akan segera melakukan penanganan kepada rumah yang rusak tersebut.

"Selanjutnya untuk mengetahui tingkat kerusakan akan di lakukan assessment besok," ujarnya.

Sementara Camat Bojongmanik Dadan Juanda mengatakan bahwa akibat tanah longsor tersebut, akan segera dilakukan perbaikan di area sekitar sungai dan rumah.

"Areal tersebut dalam proses persiapan untuk penanganan melalui BTT Kabupaten Lebak dan bantuan dari PUPR Provinsi Banten dengan pembangunan Turap Bronjong dan perbaikan sarana Infrastuktur jalan yang amblas," katanya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Baca juga: Jalan KH. Alwi Alwini Lebak Amblas Akibat Pergerakan Tanah, Akses Dipindah ke Jalan Desa Pasir Kupa

Sebelum terjadi longsor, Dinas PUPR Provinsi Banten sudah melakukan survei kepada wilayah yang saat ini terjadi longsor.

Dadan berharap secepatnya area tersebut segera mendapat penanganan dan perbaikan, agar tidak terjadi lagi bencana longsor.

"Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama lagi bisa segera dilaksanakan kegiatan penanggulangannya, karena memang kondisi yang mengkhawatirkan dan perlu penanganan segera," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved