Breaking News:

Pilih Maju ke Pilgub Banten atau DKI Jakarta 2024? Ini Jawaban Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar

Pilih Maju ke Pilgub Banten atau DKI Jakarta 2024? Ini Jawaban Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar

Penulis: Ahmad Haris | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com
Bupati Zaki saat berbincang dengan Pimpinan Redaksi (Pemred) TribunBanten.com Yulis Sulistyawan. 

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN TANGERANG - Masa jabatan Zaki Iskandar sebagai Bupati Tangerang selesai pada September 2023.

Kepada Pimpinan Redaksi (Pemred) TribunBanten.com, Yulis Sulistiawan, di kantor bupati, Senin (30/5/2022), Zaki blak-blakan program menjelang masa jabatannya berakhir.

Dari mulai menghadapi pandemi Covid-19 yang berdampak pada 35.000 orang di Kabupaten Tangerang kena PHK hingga pembuatan destinasi wisata.

Baca juga: Ketua Golkar Jakarta Ahmed Zaki Iskandar Dilirik PDIP untuk Maju ke Pilkada Banten 2024

Meski saat ini Zaki menjabat sebagai salah seorang bupati di Banten, Zaki juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, akan kemana tujuan karir politik putra mantan Bupati Tangerang 2 periode, Ismet Iskandar tersebut?

Setelah masa jabatannya sebagai Bupati Tangerang periode keduanya selesai, Zaki disebut-sebut akan maju ke Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. 

Meskipun demikian, kinerjanya di Kabupaten Tangerang yang dinilai bagus, banyak partai politik di Banten melirik Zaki untuk maju ke Pilgub Banten.

Saat ditanya lebih memilih Banten atau DKI Jakarta, Zaki menjawabnya secara politis. 

"Kalau bicaranya politis, politik itu dinamis. Kita masih melihat, sampai nanti 2024," ujar Zaki kepada Pimred TribunBanten.com belum lama ini. 

Baca juga: Zaki Iskandar Enggan Berkomentar soal Posternya yang Sudah Ramai Disandingkan dengan Iti Octavia

"Kalau untuk sekarang, tugas politiknya di Jakarta, kalau tugas birokrasi, saya harus menyelesaikan tugas periode kedua saya di Kabupaten Tangerang Provinsi Banten," lanjut Zaki.

Saat ditanya lebih pilih nomor 1 (gubernur-red) atau nomor 2 (wakil gubernur-red), Zaki mengaku dirinya hanyalah kader partai politik.

"Kalau nomor 1 itu tentu saja dia sebagai lokomotif (pemimpin-red). Kalau nomor 2, dalam satu organisasi tentu saja butuh teamwork, butuh orang lain, butuh juga pendukung, jadi untuk nomor 2 pun saya masih memungkinkan," jelas Zaki.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved