Ini Alasan Mendasar PA 212 Minta Anies Baswedan Bubarkan Citayam Fashion Week

Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membubarkan Citayam Fashion Week.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
Kompas.com
PA 212 meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membubarkan Citayam Fashion Week karena khawatir jadi sarang kaum LGBT 

TRIBUNBANTEN.COM - Citayam Fashion Week beberapa waktu terakhir viral dan menajadi perhatian publik.

Bahkan tidak sedikit pigur publik turut serta perfom di Citayam Fashion Week mulai dari kalangan artis hingga pejabat publik.

Namun, dibalik viralnya Citayam Fashion Week turut mengundang pro dan kontra.

Salah satunya datang dari Persatuan Alumni (PA) 212 yang turut mengkritik keberadaan Citayam Fashion Week.

Baca juga: Ngenes! Nasib Jeje Slebew Usai Citayam Fashion Week Dibubarkan, Jalan Sendiri Tanpa Pengawalan

Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membubarkan Citayam Fashion Week.

"CFW harus ditertibkan oleh Pemprov DKI karena sudah tidak berjalan sebagaimana mestinya, karena kalau didiamkan akan semakin membawa dampak yang buruk bagi ketertiban dan moral warga Jakarta," ucap Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin saat dihubungi, Sabtu (30/7/2022).

Novel menilai, bila fenomena ini didiamkan begitu saja maka akan memberikan dampak buruk bagi masyarakat.

Penyimpangan orientasi seksual berupa lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) pun ditakutkan semakin merebak di kalangan anak muda.

"Sudah jelas (CFW) menjadi ajang aksi bejat para LGBT dan dari situ bisa timbul bibit-bibit LGBT yang baru yang terkader dengan sendirinya," ujarnya.

Novel pun menegaskan bahwa hal ini sangat bertentangan dengan norma-norma agama dan budaya Indonesia.

"Ini memang menjadi jadi jauh dari pancasila dan budaya ketimuran Indonesia," tuturnya.

Marak Remaja Pria Berpakaian Bak Wanita di CFW, Wagub Ariza: Tak Ada Tempat Bagi LGBT!

Baca juga: Diberi Uang untuk Pagelaran Citayam Fashion Week, Bonge Tak Paham dengan Tujuan Paula Verhoeven

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa tak ada di ibu kota bagi perilaku menyimpang orientasi seksual berupa lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Hal ini diungkapkan Ariza menanggapi maraknya remaja pria berpakaian wanita saat Citayam Fashion Week (CFW).

"Kebebasan itu ada kebebasan orang lain, jangan sampai kebebasan kita mengganggu kebebasan orang lain. Di Indonesia tidak diperkenalkan LGBT," ucapnya saat ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (29/7/2022).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved