Dapet Daging Kurban! Cara Mengolah Sate Kambing, Sapi, dan Kerbau agar Empuk dan Lezat

Sate menjadi salah satu kuliner khas Indonesia yang selalu digemari berbagai kalangan, terutama saat Hari Raya Idul Adha.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Ahmad Haris
Tips membuat sate kambing, sapi, dan kerbau yang empuk, juicy, dan tidak bau saat Idul Adha 2026. Lengkap dengan cara marinasi, memilih daging, hingga teknik membakar sate agar lezat dan menggugah selera. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sate menjadi salah satu kuliner khas Indonesia yang selalu digemari berbagai kalangan, terutama saat Hari Raya Idul Adha.

Siapa yang bisa menolak aroma sate yang dibakar di atas bara api? Aroma khas daging yang matang perlahan, ditambah olesan kecap di atasnya, selalu berhasil menggugah selera.

Namun, di balik kelezatannya, banyak orang masih kesulitan mengolah sate sendiri karena khawatir daging menjadi alot dan menimbulkan bau menyengat, terutama pada daging kambing dan kerbau.

Baca juga: Empuk dan Lezat! Ini Cara dan Resep Rendang Daging Kurban Sapi dan Kerbau saat Idul Adha 2026

Padahal, dengan teknik pengolahan yang tepat, sate rumahan bisa terasa selezat ala restoran, bahkan lebih nikmat. 

Berikut beberapa tips mengolah sate kambing, sapi, dan kerbau agar hasilnya empuk, tidak bau, dan menggugah selera.

1. Pilih Bagian Daging yang Tepat

Langkah pertama yang menentukan kelezatan sate adalah pemilihan daging.

Untuk sate kambing, gunakan daging kambing muda karena teksturnya lebih lembut dan aroma prengusnya tidak terlalu kuat.

Pada sate sapi, bagian has dalam atau sirloin cocok digunakan karena lebih cepat empuk saat dibakar.

Sementara itu, untuk daging kerbau, pilih bagian yang tidak terlalu banyak serat, seperti paha, agar lebih mudah diolah dan tidak alot.

2. Hindari Mencuci Daging dengan Air Mengalir

Banyak orang masih terbiasa mencuci daging kurban menggunakan air mengalir karena dianggap lebih higienis.

Padahal, mencuci daging mentah justru dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri melalui percikan air ke area dapur, wastafel, maupun peralatan masak di sekitarnya.

Selain itu, terlalu sering terkena air juga dapat memengaruhi tekstur daging dan membuat aroma khasnya semakin kuat.

Sebagai gantinya, daging cukup dibersihkan seperlunya menggunakan tisu dapur atau lap bersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved