Breaking News:

Kisah Siswa SD di Haurgajrug Lebak Pergi Sekolah Naik Rakit: Duduk Dampingan Sambil Tenteng Sepatu

Siswa SD di Desa Haurgajrung naik rakit untuk dapat pergi ke sekolah. Mereka terpaksa menggunakan rakit karena jembatan Sungai Ciberang ambruk

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
nurandi
Sejumlah siswa SD di Lebak menggunakan rakit untuk dapat pergi dan pulang sekolah pada Selasa (2/8/2022). Mereka terpaksa menggunakan rakit untuk pergi dan pulang sekolah karena kondisi jembatan ambruk. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Kisah siswa SD di Desa Haurgajrung, Kabupaten Lebak, Banten.

Sejumlah siswa SD itu naik rakit untuk dapat pergi ke sekolah.

Mereka menyeberangi Sungai Ciberang.

Baca juga: Kisah Pilu Titin, Warga Lebak Urusi Anaknya yang ODGJ di Rumah Rusak, Makan Andalkan Pemberian Warga

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, para siswa SD berseragam putih merah itu duduk berdampingan di rakit.

Di antara mereka ada yang menenteng sepatu supaya tidak basah terkena air Sungai CIberang.

Mereka terpaksa menggunakan rakit untuk pergi dan pulang sekolah karena kondisi jembatan ambruk.

Iroh, siswa SD Negeri 2 Haurgajrung, mengaku terpaksa naik rakit karena jembatan ambruk.

"Setiap hari lewat sini, karena kan Jembatan rusak minggu kemarin," katanya kepada TribunBanten.com, Selasa (2/8/2022).

Semula, dia yang masih duduk di bangku kelas 5 SD, mengaku takut menggunakan rakit, tetapi terpaksa karena hendak sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved