Makan Bergizi Gratis

Program MBG di Lebak, Dindik Sebut Hanya 26 SPPG dari 107 yang Sudah Salurkan Makan Bergizi Gratis

Sebanyak 26 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Lebak, Banten, baru beroperasi menyalurkan program makan bergizi gratis (MBG)

Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Misbahudin
Sekertaris Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak, Maman Suryaman sebut sebanyak 26 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Lebak, Banten, baru beroperasi menyalurkan program makan bergizi gratis (MBG) dari total 107 SPPG. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sebanyak 26 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Lebak, Banten, baru beroperasi menyalurkan program makan bergizi gratis (MBG) dari total 107 SPPG

Demikian itu disampaikan langsung oleh Sekertaris Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak, Maman Suryaman. 

"Baru 26 SPPG yang sudah beroperasi, dari total informasi yang diterima kalau tidak salah 107 SPPG di Lebak," ujarnya, Kamis (2/9/2025). 

Baca juga: Dindik Lebak Sarankan Sekolah Lapor SPPG Jika Temukan MBG Tidak Sesuai

Maman mengatakan, dari jumlah SPPG yang sudah beroperasi di Lebak, dimungkinkan belum seluruhnya anak-anak sekolah menerima program MBG tersebut. 

"Pasti masih banyak sekolah yang belum menerima MBG itu. Tapi mungkin setiap hari atau setiap Minggu ada progres penambahan SPPG itu," katanya. 

Maman menyebutkan, sekolah SD Negeri di Kabupaten Lebak ada sebanyak 755, SMP Negeri 200 lebih dan TK Negeri 11.

Selanjutnya, sekolah swasta di Kabupaten Lebak, TK swasta 600, SD swasta 30, SMP swasta 50. 

Baca juga: Cegah Keracunan, Wali Kota Serang Budi Rustandi Sidak Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah

Maman juga menyarankan kepada masing-masing sekolah, agar melaporkan jika menemukan MBG yang tidak sesuai kepada pihak SPPG

Terlebih itu penting dilakukan, dalam rangka mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan kepada para siswa saat mengkonsumsi MBG tersebut. 

"Kalau ada hal-hal terjadi pada kondisi tertentu, dari pengiriman maupun penerimaan, sekolah segera menyampaikan kepada pihak SPPG apapun kondisinya sampaikan," ujarnya.  

Kendati demikian, Maman berharap, program MBG diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar dan prestasi para siswa di setiap sekolah. 

Baca juga: Cucu Mahfud Keracunan MBG, Anggota DPR Kaget Kok Bisa Kebagian: Harusnya Orang Mampu Bukan Prioritas

"Ketika proses itu dilalui secara simultan, maka tidak hanya sekedar kemampuan sejak dini, melainkan secara pisik juga dimulai dari pemenuhan gizi," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved