Harga Telur di Banten Naik Jadi Rp 33 Ribu, Ini Alasannya
Harga telur ayam di Banten meningkat hingga Rp 30 sampai 33 ribu per kilogram.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Harga telur ayam di Banten meningkat hingga Rp 30 sampai 33 ribu per kilogram.
"Telur sudah setengah harga HET, harga HET Rp 24 ribu sekarang cenderung ke Rp 31-33 ribu," ujar Kepala Seksi Stabilisasi Harga Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Dede Kurnia, saat ditemui di ruangannya, pada Kamis (25/8/2022).
Dia menjelaskan alasan kenaikan harga telur di Banten karena para petani telur memproduksi telur tidak sesuai prediksi.
Baca juga: Harga Telur Naik, Mendag Zulhas Sebut Gara-gara Terlalu Murah dan Akumulasi Bansos
Di mana pada tahun 2021 lalu, masih dalam kondisi pandemi Covid-19, para petani mengalami kesalahan prediksi.
"Karena waktu itu, covid-19 dianggap telah recovery. Permintaan masyarakat naik, sehingga memperbesar kapasitas kandang mereka," kata dia.
Namun perhitungan para petani saat itu ternyata tidak sesuai.
Pada tahun 2021, banyak harga telur yang jatuh diangka harga normal.
Sehingga membuat sejumlah petani mengalami kerugian.
"Pada tahun 2022 ini, belajar dari tahun sebelumnya, mereka berhati-hati memperbesar kapasitas kandang," katanya.
Di saat para petani memperkecil produksi telurnya.
Baca juga: Harga Telur Ayam Terus Naik, Warga Kota Serang Beralih Beli Telur Rusak
Sedangkan kenyataanya, kata Dede, saat ini ekonomi sudah mulai berjalan.
Bahkan permintaan telur saat ini, justru mulai tinggi.
"Dari suplay nya ternyata kuantitas nya tidak sebanding dengan jumlah permintaan yang ada," kata dia.
Sehingga hal itu membuat harga telur mengalami kenaikan.
Baca juga: Wartini Masak Telur Lebih Cepat Pakai Kompor Induksi, PLN Sukses Gelar Konversi 1.000 Unit dari LPG
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/foto-nana-suryana-pemilik-toko-raja-telur-di-jalan-persimpangan-rau-kota-serang.jpg)