Breaking News:

Demo Tolak Kenaikan BBM, KAMMI dan IMM Geruduk Pemkab Serang

Puluhan mahasiswa ini tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) cabang Serang.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
Mahasiswa ini tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) cabang Serang gelar aksi tolak kenaikan BBM di Pemkab Serang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Gelombang aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali berlangsung di Kota Serang, Selasa (6/9/2022).

Puluhan mahasiswa ini tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) cabang Serang.

Pantauan TribunBanten.com saat di lokasi, nampak personel gabungan mulai dari Satpol PP dan kepolisian melakukan penjagaan di depan kantor Pemkab Serang.

Baca juga: 9.300 Warga Kabupaten Serang akan Dapat BLT BBM Rp600 Ribu, Cek Kriteria Penerimanya di Sini

Puluhan mahasiswa ini juga melakukan longmarch yang dimulai dari Ciceri, Kota Serang, hingga ke Pemkab Serang.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa spanduk yang dibentangkan dengan tulisan tuntutan penolakan terhadap kenaikan harga BBM.

Selain itu mereka juga mendorong motor mengibartkan motor tersebut mogok sebagai bentuk protes kenaikan BBM.

Ketua Cabang IMM Serang Muhamad Zidan Arozi, mengatakan bahwa dengan tegas menolak kenaikan harga BBM.

Menurutnya, bantuan langsung tunai (BLT) bukanlah solusi, karena tidak sebanding dengan penghasilan masyarakat dan juga kenaikan BBM akan berefek terhadap ekonomi masyarakat yang tidak stabil, hingga terjadinya inflasi.

"Belum tentunya juga BLT yang diberikan ini dapat tepat sasaran, siapa yang akan menjamin hal itu, dan sampai kapan BLT ini akan diberikan kepada masyarakat," katanya saat di lokasi, Selasa.

Pria ini juga mengatakan, pada 17 Agustus 2022 Indonesia baru saja merayakan HUT ke 77 Kemerdekaan RI dengan tema pulih lebih cepat bangkit lebih kuat.

"Namun nyatanya semua omong kosong, di September awal kita dikasih hadiah dengan begitu menyakitkan menambah beban bagi masyarakat Indonesia," ucapnya.

Baca juga: BBM Mahal, Hanya 9.300 Warga Kabupaten Serang yang akan Dapat BLT dari Pemprov Banten

Maka hal ini, pihaknya meminta pemerintah mengkaji ulang BBM subsidi agar tepat sasaran dan sesuai peruntukkannya.

Pria berkacamata ini juga mengaku akan melakukan aksi lebih besar, bila suara rakyat ini tidak didegarkan.

"Kalau ini tidak ada tanggapan kami akan kembali lakukan aksi yang lebih besar dengan semua elemen," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved