Ganjar Siapkan Rp 60 Miliar untuk Program Subsidi, Alokasi 17.000 Ojol & Angkutan Umum Rp 12,7 M
Ganjar juga meminta agar pemberian bantuan harus tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan.
Ganjar juga telah menugaskan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk terjun ke lapangan mengecek bahan kebutuhan pokok.
Baca juga: 150 Buruh Migran Jahit Bendera Merah Putih Sepanjang 22,5 Meter Selama 3 Bulan, Diserahkan ke Ganjar
Berdasarkan pantauan yang dilakukannya, sejumlah kebutuhan pokok mulai naik-turun, seperti beras, telor ayam, bawang merah, dan cabai.
“Ada beberapa komoditas yang turun. TPID saya minta terus update, dan saya minta dari sisi hulu memastikan pasokan aman. Kalau memang diperlukan operasi pasar, segera lakukan,” ucapnya.
Ganjar menegaskan pihaknya akan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk masyarakat.
Selain anggaran Rp 60 miliar, Ganjar akan melobi DPRD Jateng agar anggaran perubahan bisa digunakan untuk dampak kenaikan BBM, pengendalian inflasi, serta penurunan angka kemiskinan.
Dia menilai baik jika DPRD setuju anggaran perubahan untuk merespons hal itu.
“Selain mengandalkan anggaran negara, kita juga akan gerakkan Baznas dan CSR karena potensinya besar. Tidak hanya membantu yang terkena dampak langsung, mereka yang tidak terkena dampak langsung kenaikan BBM kan mesti kita tolong juga,” ujarnya.