Stunting di Provinsi Banten, Tertinggi di Kabupaten Pandeglang Capai 37,8 Persen
Dinas Kesehatan Provinsi Banten mengungkap Kabupaten Pandeglang tertinggi angka stunting di Provinsi Banten.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Dinas Kesehatan Provinsi Banten mengungkap Kabupaten Pandeglang tertinggi angka stunting di Provinsi Banten.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti.
Angka stunting di Kabupaten Pandeglang mencapai 37,8 persen.
"Untuk stunting (tertinggi,-red) di Pandeglang yaitu di angka 37,8 persen," ujarnya saat acara FGD bersama Jurnalis di Kota Serang, Kamis (15/9/2022).
Baca juga: Angka Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten, Wabup Ade Sumardi: Jadi Masalah Negara
Untuk Tangerang Raya, kata dia, saat ini sudah berada di bawah 20 persen.
Sedangkan untuk Kabupaten Lebak, Kota Serang meskipun angkanya masih di atas 20 persen.
Namun angka saat ini sudah di bawah jauh dari angka tahun sebelumnya.
Disampaikan Ati, untuk menangani stunting itu harus bekerja sama dengan semua pihak.
Di mana saat ini juga, para bupati, wali kota di delapan kabupaten kota di Banten.
Mereka sudah mengajak para pemerintah camat, kepala desa untuk ikut bersama-sama menangani stunting.
"Bahkan anggaran dana desa yang diberikan kepada kepala desa itu didominasi untuk penanganan stunting," ucapnya.
Baik itu dari sisi infrastruktur, maupun pelayanan, intervensi spesifik dan lain sebagainya.
Disampaikan Ati, dalam menangani stunting itu ada dua penilaian, ada intervensi spesifik dan intervensi sensitif.
Intervensi spesifik dilakukan oleh dinas kesehatan baik kabupaten kota ataupun provinsi.
Baca juga: Mako Lanal Banten Berkolaborasi dengan BKKBN Banten Turunkan Angka Stunting
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-stunting-dan-gizi-buruk-1.jpg)