Breaking News:

Ajukan Eksepsi, Terdakwa Korupsi Kredit Bank Banten Minta Dibebaskan

Terdakwa dugaan kasus korupsi kredit Bank Banten, Rasyid Samsudin selaku Direktur PT Harum Nusantara Makmur (HNM) minta dibebaskan.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
Terdakwa dugaan kasus korupsi kredit Bank Banten, Rasyid Samsudin selaku Direktur PT Harum Nusantara Makmur (HNM) minta dibebaskan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Terdakwa dugaan kasus korupsi kredit Bank Banten, Rasyid Samsudin selaku Direktur PT Harum Nusantara Makmur (HNM) minta dibebaskan.

Permintaan dibebaskan tersebut saat Tim Penasihat Hukum terdakwa dugaan kasus korupsi kredit Bank Banten membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Serang, Senin (19/9/2022).

Untuk diketahui, sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Slamet Widodo beragendakan pembacaan eksepsi.

Sebelumnya terdakwa Rasyid Samsudin melayangkan eksepsi atas dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Banten.

Baca juga: Kasus Korupsi Kredit Macet, Eks Pimpinan Bank Banten Didakwa Rugikan Negara Rp 186 M

Tim Penasihat Hukum Terdakwa Rasyid Samsudin yakni Dhani Perwira dalam permbacaan eksepsi menguraikan beberapa penilaian.

Pertama, tim menilai bahwa Pengadilan Tipikor Serang tidak mempunyai kewenangan untuk memeriksa, mengadili, dan memutus perkara a quo.

"Karena tidak terpenuhinya syarat kompetensi absolut dan kompetensi relatif," ujar Dhani Perwira salah satu penasehat hukum terdakwa dalam persidangan, Senin (19/9/2022).

Tim juga menilai bahwa isi dakwaan Penuntut Umum tidak dapat diterima, dengan sejumlah alasan.

"Di antaranya keliru dalam bentuk surat dakwaan berbentuk subsidaritas yang seharusnya berbentuk kumulatif," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved