Tips Kesehatan

STOP Buat Ibu Hamil Depresi, Ini Bahaya yang Ancam si Buah Hati

Depresi yang dialami oleh ibu hamil jangan dianggap masalah sepele dan dipandang sebelah mata.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
Frefeek
Apa yang terjadi jika ibu hamil depresi? Berikut ini penjelasannya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Depresi yang dialami oleh ibu hamil jangan dianggap masalah sepele dan dipandang sebelah mata.

Diketahui, secara medis depresi didefinisikan sebagai penyakit yang mempengaruhi cara seseorang dalam berpikir, bertindak, dan merasakan sesuatu.

Saat keadaan hamil, seorang wanita rentan terkena depresi. Hal itu patut diwaspadai oleh suami dan orang skitarnya.

Depresi dapat dimulai ketika bumil mengetahui hasil tespek positif, sepanjang masa kehamilan, hingga berbulan-bulan setelah melahirkan.

Baca juga: Benarkah Minum Es Bisa Sebabkan Batuk Pilek pada Anak? Begini kata dr Dien Kalbu Ady

Baca juga: Bunda Wajib Tahu, Ini Pertolongan Pertama untuk Anak atau Bayi Diare

Tanda-tanda depresi selama kehamilan

Ibu hamil yang mengalami depresi dapat ditunjukkan dengan beberapa tanda yang berangsung selama 2 minggu. Berikut tanda-tanda depresi pada bumil.

1. Perubahan nafsu makan, seperti makan terlalu banyak atau kurang tertarik pada makanan

2. Perubahan waktu tidur, seperti sulit tidur atau terlalu sering tidur
3. Kurang energi

4. Merasa sedih, putus asa, atau tidak berharga

5. Menangis tanpa alasan

6. Kehilangan minat atau kesenangan akan aktivitas favorit

7. Sulit berkonsentrasi

8. Lonjakan emosi secara tiba-tiba

Baca juga: Orangtua Wajib Tahu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Trauma Masa Kecil pada Anak

Baca juga: Waspada! Ini 8 Penyebab Batut Kering pada Anak, Diabikan Buah Hati Jadi Celaka

Apa yang terjadi jika ibu hamil depresi?

Tingkat depresi pada ibu hamil beragam, mulai dari ringan hingga parah tergantung pada kondisi mereka.

Misalnya saja, perempuan yang berkepribadian kurang matang, perempuan yang pernah mengalami infertilitas dan kini tiba-tiba hamil setelah menunggu sekian lama, atau wanita yang berulang kali mengalami keguguran.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved