Breaking News:

Bajak dan Catut Logo Milik Vidio.com, Walhome Sampaikan Permohonan Maaf

Welhome akhirnya mengakui telah melakukan pembajakan serta pencatutan logo Vidio.com tanpa izin dan dikomersilkan secara ilegal.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
Welhome akhirnya mengakui telah melakukan pembajakan serta pencatutan logo Vidio.com tanpa izin dan dikomersilkan secara ilegal. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Welhome akhirnya mengakui telah melakukan pembajakan serta pencatutan logo Vidio.com tanpa izin dan dikomersilkan secara ilegal.

Hal itu diungkap oleh perwakilan Manajemen Welhome bersama kuasa hukumnya saat berada di Polda Banten.

"Benar kami telah melakukan pembajakan konten dan mencatut merk vidio tanpa sepengetahuan dan izin dari PT Vidio Dot Com," ujar Head Legal Produsen Walhome, Melki Nababan saat di Polda Banten, Kamis (8/12/2022).

Bahkan pihaknya juga mengakui telah menayangkan pada produk set top box milik perusahaannya.

Baca juga: Komisi I DPR Evaluasi Distribusi STB di Banten: Siaran Analog Serang dan Pandeglang Bakal Dimatikan

Kemudian memperjualbelikan set top box tersebut kepada masyarakat umum. 

Melki menuturkan, pihaknya telah menyadari bahwa perbuatan pembajakan konten dan pencatutan logo vidio merupakan suatu pelanggaran pidana atas hak cipta dan merk.

Sehingga atas perbuatan itu, menyebabkan kerugikan materil ataupun immateril terhadap perusahaan PT Vidio Dot Com.

Olah karena itu, pihaknya kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada PT Vidio Dot Com.

"Kami dari manajemen walhome ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada PT Vidio Dot Com dan kami juga berjanji untuk tidak melakukan pelanggaran atau kesalahan yang serupa," tukasnya.

Kuasa Hukum Welhome, Alfra Girsang menambahkan pihaknya telah menyadari bahwa ada kesalahan yang telah dilakukan kliennya.

"Pastinya saya selaku pengacara mengingatkan mereka ( Welhome,-red) untuk tetap mengikuti peraturan yang ada. Sebab ini kan untuk kepentingan bisnis, jadi ikuti aturan saja," tambahnya.

Sementara itu, pihak PT Vidio Dot Com melalui Kuasa Hukumnya, Eben Ezer Ginting menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima permintaan maaf tersebut.

"Karena memang dalam beberapa perkara, kami mencoba menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat, yang sifatnya solutif dan konstruktif," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved