Tips Aman Berbuka Puasa agar Perut Tetap Nyaman, Jangan Makan Terburu-buru!

Saat memasak, buat resep Ramadhan favoritmu lebih sehat dengan merebus, memanggang, memanggang, mengukus atau memanggang dan hindari menggoreng.

Editor: Vega Dhini
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi buka puasa. Simak urutan yang benar saat berbuka puasa selengkapnya dalam artikel ini. 

Contoh makanan berkabohidrat adalah beras merah, pasta gandum utuh atau roti, kentang atau burghul.

Karbohidrat kompleks menyediakan sumber energi yang lebih stabil dan berkelanjutan selain serat dan mineral.

6. Makan protein tanpa lemak

Saat berbuka puasa, kamu harus mengonsumsi protein berkualitas tinggi yang sangat mudah dicerna dan mengandung semua asam amino esensial.

Tubuh membutuhkan protein untuk membangun dan mempertahankan massa otot.

Daging sapi, susu, yogurt, telur, keju, ikan, dan unggas adalah protein lengkap berkualitas tinggi.

Pilih protein tanpa lemak untuk mendapatkan manfaat dengan sedikit lemak jenuh.

Sertakan ikan, ayam tanpa kulit atau kalkun dan susu rendah lemak sebagai bagian dari menu berbuka puasa.

Jika kamu vegetarian, kamu dapat memilih sumber protein lain seperti kacang polong, buncis dan kacang-kacangan.

7. Tidak makan dengan terburu-buru

Jangan terburu-buru untuk menghabiskan makananmu.

Kelebihan makanan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah lambung lainnya, setelah perut dalam keadaan kosong seharian.

Sebaiknya, kamu mengontrol porsi makan agar tetap sehat dan mencegah penambahan berat badan.

Sebagai aturan praktis, jangan melebihi jumlah yang kamu miliki untuk makan siang atau makan malam biasa.

8. Hindari makanan yang tinggi lemak, garam dan gula

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved