Empat Fakta Oknum Satpol PP Pandeglang Pukul Pengamen, Ternyata Anak Dibawa dan Dicekoki Obat

Berikut ini empat fakta oknum Satpol PP Pandeglang memukul seorang pengamen wanita.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Ilustrasi Satpol PP Pandeglang saat melakukan penertiban. Berikut ini empat fakta oknum Satpol PP Pandeglang memukul seorang pengamen wanita 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini empat fakta oknum Satpol PP Pandeglang memukul seorang pengamen wanita.

Kronologi

Beredar video insiden pemukulan itu.

Pemukulan itu terjadi di Alun-alun Pandeglang pada beberapa waktu lalu.

Insiden pemukulan itu berawal saat aparat Satpol PP Pandeglang menertibkan pengamen.

Baca juga: Klarifikasi Insiden Pemukulan, Kasatpol PP Pandeglang Sebut Pengamen Bawa Anak Anggota Satpol PP

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Satpol PP Pandeglang, Buntara.

"Tapi tidak ada asap kalau tidak ada api," ungkap Buntara pada Senin (20/3/2023).

Anak Anggota Satpol PP Pandeglang Dibawa dan Dicekoki Obat

Menurut Buntara, insiden pemukulan itu berawal saat pengamen wanita itu membawa anak anggota Satpol PP Pandeglang pergi dari rumah.

Dia mengungkapkan anak anggota Satpol PP yang merupakan seorang wanita dibawa kabur oleh rekannya, yang merupakan penyanyi jalanan.

"Tapi tidak ada asap kalau tidak ada api," ungkap Buntara.

Setelah anak dibawa kabur, anggota Satpol PP itu marah.

"Orang tuanya yang merupakan anggota saya kesal pada wanita itu, karena anaknya dibawa kabur 3 hari 3 malam, dicari-cari enggak ketemu. Pas ketemu ada di gunung nginep di rumah pria," katanya.

Kekesalan itu memuncak, ketika orangtua si anak menemukan ada indikasi bahwa mereka meminum obat terlarang.

"Sebagai orang tua pasti kesal, karena anaknya dibawa-bawa enggak benar," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved