Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Kota Serang Baru Capai 5,4 Persen, Ini Penyebabnya

Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Serang baru mencapai 5,4 persen atau sekira 6.716 orang.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Serang baru mencapai 5,4 persen atau sekira 6.716 orang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Serang baru mencapai 5,4 persen atau sekira 6.716 orang.

Kasi Sistem Informasi Administrasi dan Kependudukan Disdukcapil Kota Serang, Agus Padmono mengaku, masih terkendala oleh banyaknya masyarakat yang tidak memiliki handphone berbasis android.

Selain itu banyak anak muda di Kota Serang yang menggunakan handphone iPhone. Imbasnya masih banyak warga Kota Serang yang belum melakukan aktivasi IKD.

Baca juga: Membludak! Warga Rela Antre Berjam-jam di Kantor Disdukcapil Kota Serang Demi Bikin KTP dan KK

"Kalau iPhone belum bisa, kita sudah menanyakan ke pusat terkait kendala itu, banyak daerah lain juga yang mengeluhkan hal sama," katannya di Disdukcapil Kota Serang, Senin (15/5/2023).

Agus menjelaskan, setiap harinya Disdukcapil Kota Serang melayani 100 warga yang akan mengaktivasi IKD.

"Semakin ke sini semakin banyak, dan setiap hari kita layani, kalau ada pengajuan langsung kita layani," katanya.

Pihaknya mengatakan, saat ini membuka pelayanan sampai jam 4 sore, karena membeludaknya warga yang datang.

Agus menuturkan telah menargetkan tahun ini IKD bisa diaktivasi oleh 25 persen dari wajib KTP.

Hal tersebut merupakan instruksi Pemerintah Pusat untuk persiapan Pemilu mendatang.

"Terget minimal anak milenial tapi tidak mengesampingkan yang orang tua ada di daerah," katanya.

Untuk perekaman KTP baru, lanjut Agus, rata-rata setiap harinya mencapai 100-300 orang lebih.

Baca juga: Profil Rizki Juniansyah, Atlet Angkat Besi Asal Kota Serang Raih Medali Emas di SEA Games 2023

Sampai saat ini, warga yang sudah mengaktivasi didominasi oleh pegawai pemerintah, pihak sekolah dan masyarakat yang kerap bepergian ke luar Kota.

Menurutnya, keamanan IKD lebih aman daripada KTP elektronik serta lebih mempermudah dalam melakukan transaski dan jenis pelayanan lainnya secara digital.

"Selama PIN IKD tidak diketahui oleh orang lain, pasti aman. Maka warga Kota Serang harus segera beralih menggunakan IKD," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved