BPJS Kesehatan Cabang Tangerang
Hati Dini Hancur Berkeping-keping Setelah Mengetahui Putrinya Menderita Thalasemia di Usia Belia
Dini sudah melihat perubahan-perubahan yang terjadi pada fisik buah hatinya itu sejak berusia delapan bulan.
Setiap bulan, dia harus mendampingi buah hatinya untuk menjalani transfusi darah dan mengonsumsi berbagai obat.
Baca juga: Mudah dan Cepat Pakai Aplikasi Mobile JKN, Pasien tak Perlu Repot Antre untuk Layanan Kesehatan
Menurut Dini, ini satu-satunya cara agar anaknya bisa hidup normal seperti remaja lainnya.
"Entah berapa banyak uang yang harus kami keluarkan jika menjadi pasien umum. Bersyukur, alhamdullilah sampai saat ini semua pengobatan anak kami ditanggung program JKN," ucapnya.
Dia bersyukur Allah Subhanahuwataala memberikan kemudahan melalui program JKN.
Dinda merupakan satu di antara anak yang juga mempunyai harapan terhadap masa depannya.
Dini tak henti-hentinya mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang sudah mendukung berjalannya program JKN dan telah menolong pengobatan anaknya.
Selama menggunakan program JKN, dia mengaku tidak pernah mengalami kendala.
Pelayanan yang didapatkannya selama ini sudah baik, tidak ada perbedaan dengan pasien umum.
"Saya haturkan beribu terima kasih kepada program JKN. Juga kepada peserta yang sehat bahkan mungkin belum pernah menggunakannya, tetapi secara ikhlas merelakan rezekinya untuk menolong sesama yang sedang sakit seperti anak kami," kata Dini.
Dia berharap ada keajaiban pada anak saya agar dapat bisa sembuh dan program JKN ini tetap ada untuk bisa terus menolong warga tak mampu.
"Semoga semakin banyak orang-orang yang memahami pentingnya ikut dalam program JKN ini," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/dini-bpjs-talasemia.jpg)