FKUB Banten Imbau Umat Beragama Hindari Konflik Politik Saat Pemilu 2024

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten, A.M Romly mengimbau umat beragama di Banten menghindari konflik akibat pemilu.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Ilustrasi kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten, A.M Romly mengimbau umat beragama di Banten menghindari konflik akibat pemilu. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten, A.M Romly mengimbau umat beragama di Banten menghindari konflik akibat pemilu.

"Sepanjang pemilu itu pasti konflik politik tidak dapat dihindar, oleh karena itu umat beragama harus waspada. Jangan sampai konflik politik yang sebentar ini, dibawa-bawa ke ranah keagamaan sehingga menjadi konflik keagamaan," ujarnya saat di Hotel Aston Cilegon, Rabu (8/11/2023).

Baca juga: Soal Dugaan Pelanggaran saat Kirab Pemilu 2024, Bawaslu Cilegon Periksa Empat Saksi

Dia meminta seluruh umat beragama di Banten waspada agar potensi konflik keagamaan pada pemilu tidak terjadi.

Sebab menurut Romly, konflik politik itu tidak bisa dihindari, yang kemungkinan akan selalu terjadi pada saat pemilu.

Namun demikian, Romly mengingatkan kepada umat beragama bahwa konflik politik hanya terjadi sementara.

"Kalau konflik politik, setika selesai pemilu yah selesai konfliknya. Tapi kalau konflik keagamaan itu bisa berkepanjangan," terangnya.

Sehingga Romly berharap agar umat beragama di Banten tetap aman dan damai.

"Jadi harus tetap meningkatkan tingkat persaudaraan kita, persatuan kita, apapun pilihan kita masing-masing jangan sampai merusak persaudaraan dan kesatuan kita," ucapnya.

Sejauh ini, kata Romly, dalam rangka mengantisipasi terjadinya konflik beragama saat pemilu.

Pihak FKUB Banten telah melakukan beberapa upaya dalam mengantisipasi persoalan tersebut.

Mulai dari berdialog dengan lintas agama, tokoh perempuan, tokoh agama dan sejumlah pihak lainnya.

Baca juga: 1,3 Juta Lowongan ASN 2024, Berikut Rincian Formasi yang Dibutuhkan

"Upaya itu dilakukan dalam rangka mewujudkan pemilu yang aman dan damai, jadi pilihan boleh masing-masing, tapi jangan sampai menjelekan satu kekuatan politik dari kekuatan politik lainnya," terangnya.

Romly berharap kepada para peserta pemilu ataupun para pendukungnya agar tidak saling menjelekan satu sama lain.

Menurut Romly, para peserta pemilu ataupun pendukungnya lebih baik meningkatkan keunggulan dalam kebaikan para calon, daripada saling menjelekan satu sama lain.

"Harapan kami pemilu 2024 ini aman dan damai, saling bergembira, jadi harus memunculkan kegembiraan bukan pertentangan," tandasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved