Daftar 65 TPS di Banten yang Sulit Diakses, Terbanyak Berada di Kabupaten Lebak

Sebanyak 65 tempat pemungutan suara (TPS) di Provinsi Banten sulit diakses untuk distribusi logistik Pemilu 2024.

Editor: Abdul Rosid
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Sebanyak 65 tempat pemungutan suara (TPS) di Provinsi Banten sulit diakses untuk distribusi logistik Pemilu 2024. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak 65 tempat pemungutan suara (TPS) di Provinsi Banten sulit diakses untuk distribusi logistik Pemilu 2024.

Ketua KPU Banten M. Ihsan, 65 TPS tersebut tersebar di tiga daerah di Provinsi Banten.

Ketiga daerah tersebut di antaranya, Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Kabupaten Serang.

Baca juga: Daftar Nama Caleg DPRD Pandeglang Pemilu 2024, Lengkap dengan Dapil

Kabupaten Lebak

Ihsan merinci, untuk Kabupaten Lebak terdapat 38 TPS di dua kecamatan dengan distribusi logistik yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat ataupun roda dua.

Keduanya yaitu kecamatan Panggarangan terdapat 11 TPS dan Leuwidamar 27 TPS.

"Untuk 38 TPS itu harus membawa logistik dengan berjalan kaki atau dipikul,' ujar Ihsan, dikutip dari Kompas.com.

Kabupaten Pandeglang

Sedangkan di Kabupaten Pandeglang, terdapat tujuh TPS dengan kategori terdepan, terluar, tertinggal, terlama dan tersulit.

Ketujuh TPS itu yaitu TPS 007 Kampung Pematang Laja, Desa Kutakarang, TPS 008 Kampung Kutakarang Pantai, Desa Kutakarang, TPS 004 Kampung Cipinang, Desa Cikiruh.

Kemudian di TPS 005 Kampung Ciluluk, Desa Cikiruh, TPS 006 Kampung Mantiung, Desa Cikiruh dan TPS 007 Kampung Sinarjaya, Desa Cikiruh, Kecamayan Cibitung.

Selanjutnya di TPS 10 di Kampung Tahtaran Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu.

"Tujuh TPS tersebut harus dilalui dengan jalan kaki selama 1-2,5 jam karena jalanan rusak dan sulit dilalui saat musim hujan," kata Ihsan.

Kabupaten Serang

Untuk di Kabupaten Serang terdapat 20 TPS yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

Lokasinya di TPS 006 Tegal Jetak, TPS 011 Tegal Jetak TPS 013 Kampung Ciruas Pasar dan TPS 014 Kampung Citerep, Kecamatan Ciruas.

Kemudian di Kelurahan Pulo terdapat satu TPS yaitu TPS 017 Kolelet, TPS 005 Kampung Majasem dan TPS 006 Kampung Majasem, TPS 012 Kampung Periman, Kecamatan Ciruas.

Selanjutnya, ada empat TPS di Kampung Pulo Tunda, Kelurahan Wargasara, Kecamatan Tirtayasa.

"TPS 001, 002, 003, 004 yang harus didistribusikan melalui truk, pikap, dan kapal atau perahu," ujar Ihsan.

Sedangkan di Kelurahan Pulo Panjang. Kecamatan Pulo Ampel, terdapat delapan TPS yang harus dilalui melalui speedboat setelah sebelumnya didistribusikan melalui truk.

Ihsan berharap, dengan pemetaan tersebut, KPU Kabupaten Lebak, Serang dan Pandeglang bisa memerhatikan estimasi waktu, sumber daya manusia dan moda transportasi alternatif untuk distribusi logistik.

"Seluruh pihak untuk bergotong royong menyukseskan pelaksanaan pemilu dan menyelesaikan kendala yang mungkin terjadi di lapangan," tandas Ihsan.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "65 TPS Sulit Diakses di Banten, Harus Jalan Kaki 2 Jam dan Naik Kapal"

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved