Bau Gas Kimia PT Chandra Asri
Daftar Sekolah Terdampak Bau Menyengat dari PT Chandra Asri, Diimbau untuk Belajar secara Daring
Bau masih ada dampaknya di sekolah. Ibu sudah mengimbau melalui WhatsApp grup untuk kepala sekolah
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Sejumlah sekolah di Kota Cilegon yang terdampak bau menyengat yang diduga berasal dari PT Chandra Asri Pacific (CAP) Tbk Ciwandan, diimbau untuk memberlakukan sistem belajar secara daring.
Pemberlakuan sistem belajar secara daring itu dilakukan hanya bagi sekolah-sekolah yang masih mengalami dampak adanya bau menyengat pasca-insiden yang terjadi di PT CAP, Sabtu (17/1/2024).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, Heni Anita Susila, mengimbau kepada setiap sekolah yang terdampak agar tetap melakukan aktivitas belajar mengajar seperti biasa.
Baca juga: Buntut Bau Gas Kimia PT Chandra Asri, Emak-emak dan Anak-anak Warga Ciwandan Cilegon Unjuk Rasa
Para guru tetap beraktivitas di sekolah dengan tetap menggunakan masker, sementara para pelajar, baik SD maupun SMP mengikuti pembelajaran dari rumah.
"Bau masih ada dampaknya di sekolah. Ibu sudah mengimbau melalui WhatsApp grup untuk kepala sekolah kalau masih ada dampak bau menyengat silakan anak-anak belajar daring di rumah," ujarnya di The Royal Krakatau Hotel, Selasa (23/1/2024).
Heni mengakui belum mengetahui ada berapa jumlah sekolah yang terdampak dari insiden tersebut.
Namun, pihaknya sudah menerima adanya laporan mengenai beberapa sekolah yang terdampak, di antaranya di sekitaran Kecamatan Ciwandan.
"Di antaranya adalah SMP 9 masih daring karena berbatasan dengan Candra Asri. Lalu SD Blumbang, Cilodan, itu masih belajar secara daring, bukan libur yah tapi sekolah secara daring," ucapnya.
Selain itu, kata dia, ada beberapa sekolah di Kecamatan Grogol yang terdampak juga telah dilakukan pembelajaran secara daring, di antaranya SD Cikuasa 1, Cikuasa 2, dan Bujang Gadung.
"Artinya tidak semua sekolah, kalau yang tidak ada bau ya silakan masuk," katanya.
Baca juga: 7 Karyawan PT Chandra Asri Cilegon Diperiksa Polisi Buntut Pembakaran Gas Timbulkan Bau Menyengat
Meski belum menerima jumlah total sekolah yang memberlakukan sistem belajar secara daring, Heni menyebut sejumlah sekolah yang terdampak berada di tiga kecamatan.
"Ciwandan, Grogol, dan Citangkil," ucapnya.
Atas adanya insiden itu, Heni mengimbau kepada para kepala sekolah agar melaporkan ke Dindikbud Kota Cilegon jika ada anak muridnya yang terdampak.
Kemudian meminta kepada pihak sekolah untuk berkoordinasi dengan unit kesehatan terdekat, jika ada muridnya yang mengeluhkan sakit dampak bau menyengat dari insiden tersebut.
"Untuk anak-anak, walaupun baunya sudah berkurang, tapi tetap pakai masker. Kalau di rumah enggak punya masker bisa gunakan kain lalu dibasahi dan perbanyak minum air putih," ujar Heni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/PT-Chandra-Asri-PT-CAP.jpg)