Mulai Ancang-ancang! Istri Bima Arya Blusukan ke Pabrik Kosmetik di Bogor

Yane Ardian, istri mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya, disebut-sebut akan maju mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Kolase Tribun Banten
Yane Ardian, istri mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya, disebut-sebut akan maju mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024. 

"Tadi saya agak ngintip-ngintip ya brand-brand apa aja yang produksi disini, ARK ini SDM nya kompeten, mesin-mesinnya canggih, dan yang utama adalah pengurusan legalitas yang lengkap," ujarnya

Yane Ardian merekomendasikan PT Athena Royal Kosmetika sebagai mitra maklon terpercaya bagi para pemilik usaha yang ingin menciptakan produk kecantikan dengan label sendiri.

"Adanya layanan maklon kosmetik, para pengusaha tidak perlu repot memiliki pabrik sendiri, karena semua proses produksi, legalitas, hingga pengiriman akan diurus oleh tim PT Athena Royal Kosmetika yang sudah berpengalaman," ujarnya

Sementara itu, Tifa Janina Selaku Direktur PT Athena Royal Kosmetika menawarkan berbagai keunggulan, termasuk MOQ (Minimum Order Quantity).

"Seluruh produk yang dihasilkan juga bersertifikasi CPKB, BPOM, dan Halal Indonesia, menjamin keamanan dan kualitasnya, kami pun dapat memproduksi sampai 24 Jam per hari," tambahnya.

Gerindra-PKB Koalisi

Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bogor resmi berkoalisi di ajang Pilwalkot Bogor 2024 mendatang.

Meski begitu, Pengamat Politik dari LS Vinus Bogor Yusfitriadi menilai, koalisi ini sebagai bentuk kebingungan kedua partai untuk menghadapi Pilkada nanti.

“Sebagai bentuk kebingungan aja, harus "berakrobat politik" seperti apa menjelang Pilkada. Karena Partai Gerindra dan PKB belum terdengar sama sekali dinamika politiknya,” kata Yusfitriadi kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (26/4/2024).

Baca juga: Syarat Calon Independen di Pilkada Cilegon 2024, Minimal Kantongi 27 Ribu Suara

Koalisi ini belum menjamin kedua partai ini bakal mengusung sosok nama yang tepat.

Apalagi, dari sisi internal partai yang dinilai Yusfitriadi tidak kuat elektabilitasnya untuk maju sebagai calon Wali Kota Bogor 2024 nanti.

“Begitupun PKB Kota Bogor. Walaupun secara kepartaian elektabilitasnya naik di kota bogor, namun lagi-lagi kebingungan mencari sosok yang layak untuk diusung menjadi walikota atau wakil walikota,” ungkapnya.

Secara kepartaian baik Gerindra maupun PKB merupakan partai yang secara elektabikitas cukup memadai.

Andaipun ada sosok dari dua partai tersebut, sudah terpilih menjadi anggota legislatif.

“Sehingga agak berat untuk berani melepaskan jabatan yang sudah pasti, demi mengejar yang belum pasti,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved