Gelombang PHK Industri Tekstil, Berikut Daftar Pabrik Tekstil di Banten, Masih Aman?

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melanda industry tekstil. Hingga Selasa 18 Juni 2024 tercatat ada enam pabrik tekstil di Indonesia tutup.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melanda industry tekstil. Hingga Selasa 18 Juni 2024 tercatat ada enam pabrik tekstil di Indonesia tutup. 

TRIBUNBANTEN.COM - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melanda industry tekstil.

Hingga Selasa 18 Juni 2024 tercatat ada enam pabrik tekstil di Indonesia tutup.

Dampaknya, sekitar 11.000 pekerja di-PHK.

Baca juga: Pengamat Prediksi PHK Massal di Banten Efek Melemahnya Rupiah, Siap-siap!

Pabrik tekstil yang tutup sejak awal 2024, yaitu

1. PT S. Dupantex, Jawa Tengah: PHK 700-an orang

2. PT Alenatex, Jawa Barat: PHK 700-an orang

3. PT Kusumahadi Santosa, Jawa Tengah: PHK 500-an orang

4. PT Kusumaputra Santosa, Jawa Tengah: PHK 400-an orang

5. PT Pamor Spinning Mills, Jawa Tengah: PHK 700-an orang

6. PT Sai Apparel, Jawa Tengah: PHK 8.000-an orang.

Data ini mencakup pabrik tempat buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Nasional.

"Ada yang efisiendi ada yang pabriknya tutup, karena tak bisa lagi bertahan," kata Presiden KSPN, Ristadi.

Dia mengungkapkan potensi PHK masih bisa terjadi karena order turun sampai nggak ada order sama sekali.

Dia mengungkapkan, saat ini industri TPT dalam negeri yang masih mampu bertahan adalah perusahaan yang berorientasi pasar ekspor.

Jokowi Panggil Menteri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, (25/6/2024).

Mereka yang dipanggil diantaranya Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menaker Ida Fauziyah.

Para menteri tersebut dipanggil untuk membahas masalah industri tekstil yang sedang terpuruk. Para Menteri tiba sekitar pukul 14.15 WIB dan keluar sekitar jam 15.20 WIB.

Baca juga: Daftar Industri di Banten Berpotensi PHK Karyawan Besar-besar di Tahun 2024

Zulhas mengatakan rapat digelar karena adanya keluhan di industri tekstil. Banyak perusahaan perusahaan tekstil gulung tikar.

"Nah yang barusan rapat itu mengenai keluhan dari industri tekstil, pelaku industri tekstil yang beberapa industri tutup ya, dan ada beberapa yang terancam PHK Massal," katanya usai rapat.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa pihaknya akan segera menerbitkan aturan untuk menutup impor tekstil. Aturan tersebut yakni pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) dan Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD).

"Jadi Permenkeu akan keluar berdasarkan permintaan beliau (Menperin ) dan Menteri Perdagangan. BMTP dan BMAD seterusnya akan di-follow up berdasarkan permintaan Mendag dan Menperin," kata Sri Mulyani.

Dua aturan yakni BMTP dan BMAD diharapkan dapat melindungi industri tekstil dalam negeri yang terkena gempuran produk impor.

Untuk diketahui BMTP mengenai kain sendiri telah berakhir pada November 2022 lalu. Meskipun perpanjangan BMTP telah disetujui namun belum ada peraturan menteri keuangan (PMK) sebagai dasar implementasi aturan tersebut.

Daftar Pabrik Tekstil di Banten

Bilqis Textile Indonesia

PT Shinta Woosung Textile

Indah Jaya Textile Industry

Arief Textile

Indo Taichen

PT Indah Jaya Textile Industry

PT Duckill Textile Korea Indonesia

List of Textile Factories in Banten

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved