Pengamat Prediksi PHK Massal di Banten Efek Melemahnya Rupiah, Siap-siap!
Bagi anda warga Banten siap-siap terhadap kemungkinan terburuk potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal di 'Tanah Jawara'.
TRIBUNBANTEN.COM - Bagi anda warga Banten siap-siap terhadap kemungkinan terburuk potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal di 'Tanah Jawara'.
Pengamat Ekonomi Universitas Bina Bangsa, Bambang D Suseno memprediksi gelombang PHK akan terjadi pada 2024.
Menurut dia, PHK akan terjadi secara bertahap seiring dengan melemahnya kinerja usaha akibat depresiasi rupiah.
"Terutama pada semester 2 tahun 2024 atau setelahnya," kata dia kepada TribunBanten.com melalui pesan instan, Senin (24/6/2024).
Baca juga: Gelombang PHK di Banten, Daftar Industri Berpotensi Gulung Tikar
Dia mengungkapkan PHK massal disinyalir terjadi karena pelemahan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah yang melemah menjadi Rp16.400 terhadap dolar Amerika Serikat berdampak langsung pada peningkatan beban produksi.
Situasi ini membuat dunia usaha tidak kondusif, terutama sektor manufaktur.
Kondisi ini pun dirasakan oleh pelaku usaha di Provinsi Banten. Terutama pada perusahaan yang memiliki kemampuan finansial terbatas atau pasar yang rentan.
"Risiko PHK, pengurangan kapasitas produksi, hingga penutupan usaha menjadi sangat terbuka dalam kondisi ini," kata dia.
Perusahaan di sektor ini, terutama yang padat karya dan berorientasi ekspor, akan menghadapi beban operasional yang terus meningkat seiring dengan kenaikan upah, suku bunga, dan beban operasional lainnya.
"Meskipun PHK secara masif mungkin tidak terjadi dalam waktu dekat. Tapi kemungkinan PHK akan terjadi secara bertahap seiring dengan melemahnya kinerja usaha akibat depresiasi rupiah, terutama pada semester 2 tahun 2024 atau setelahnya," ungkapnya.
Kendati demikian jelas Bambang, sektor manufaktur yang berbasis pasar domestik memiliki risiko PHK yang lebih kecil dibandingkan sektor padat karya yang berorientasi ekspor karena pertumbuhan pasar domestik yang relatif stabil.
"Meskipun begitu, depresiasi rupiah yang berkelanjutan akan menyebabkan inflasi kebutuhan pokok, yang pada gilirannya menekan kapabilitas industri manufaktur domestik untuk mempertahankan tenaga kerja existing," jelasnya.
TRIBUNBANTEN.COM -
| Jadwal SIM Keliling di Tangerang Raya Hari Senin, 24 Mei 2026: Cek Lokasinya |
|
|---|
| Kick Off Porprov Banten 2026 Resmi Dimulai di Tangsel, Benyamin Davnie Tegaskan Kesiapan Tuan Rumah |
|
|---|
| Tiba Tengah Malam, Jemaah Haji Banten Langsung Umrah ke Masjidil Haram |
|
|---|
| Adhyaksa FC Banten Menghadapi Persipura di Play Off Perebutan Tiket Promosi ke Super League |
|
|---|
| Peringatan Dini BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Hantam Banten, 3-8 Mei 2026, Ini Daerah Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/PHK-Massal-di-Banten.jpg)