Petani Banten Bakal Digaji dari APBD, Garap 2.100 Hektar Lahan Sawah Baru di Lebak dan Pandeglang

Pemerintah Provinsi Banten berencana mencetak sawah baru di Kabupaten Lebak dan Pandegalang.

Tayang:
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Glery Lazuardi
Dok. Kementerian Pertanian
Ilustrasi sawah 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Provinsi Banten berencana mencetak sawah baru di Kabupaten Lebak dan Pandegalang.

Sawah baru ini mencapai luas 2.100 hektar.

Sawah tersebut akan digarap oleh petani yang digaji oleh APBD Banten.

Kepala Dinas Pertanian Banten, Agus M Tauchid mengatakan, rencana itu untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Sebab kata Agus, Banten terancam kehilangan potensi pertanian karena minimnya minat anak muda untuk bertani.

"Melihat penomena itu pak Gub (Al Muktabar) berencana membentuk pegawai petani untuk mencetak sawah baru," kata Agus di kantornya, Kamis (25/7/2024).

Menurut Agus, rencana cetak sawah tersebut berlokasi di Kecamatan Cibaliung dan Cibitung, Pandeglang seluas 2000 hektar.

Sedangkan di Kabupaten Lebak berlokasi di Kecamatan Gunung Kencana seluas 100 hektar.

Baca juga: Indahnya Bukit Sodong, Wisata dengan View Sawah dan Laut di Lebak Banten yang Instagramable

"Sawah ini bakal dikelola oleh pegawai pertanian. Pegawai pertanian itu terdiri dari PPPK atau ASN, tapi ini baru rencana ya," ujar Agus.

Agus meyakini, program tersebut juga akan meningkatkan minat pemuda untuk bertani. Sebab ia menilai, alasan pemuda enggan bertani karena minimnya sarana.

"Semua kebutuhan kita penuhi, mulai dari pupuk, ketersediaan air hingga aksesibilitas. Supaya minat pemuda untuk bertani menjadi tinggi," pungkasnya.

 

Report from TribunBanten.com Journalist, Engkos Kosasih

 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG -


Did you mean Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Engkos Kosasih TRIBUN BANTEN.COM, SERANG -

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved