Pilkada

Hari Ini, KPU Lakukan Penetapan Serentak Pasangan Calon Pilkada Banten 2024

KPU akan menetapkan pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Minggu (22/9/2024).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Glery Lazuardi | Editor: Glery Lazuardi
Kolase TribunBanten.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Minggu (22/9/2024). 

Banten maju, adil merata tidak korupsi 

Misi: 

1. Memperkokoh iman dan takwa melalui penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia melalui pendidikan anti korupsi serta moralitas etik yang luhur 

2. Mendorong pertumbuhan ekonomi yang maju, adil dan merata di Provinsi Banten dengan meningkatkan PAD melalui penguatan pemerintahan tidak korupsi, industrialisasi dan investasi, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif dan pariwisata 

3. Meningkatkan pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, teknologi, kesehatan, serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas di Provinsi Banten melalui program-program inovatif dan inklusif Baca juga: Jadi Ketua Tim Pemenangan Andra Soni-Dimyati, Raffi Ahmad Janji Ajak Nagita Slavina 

4. Mewujudkan pemerataan pembangunan perkotaan dan perdesaan yang adil, manusiawi, kompak, berorientasi transit dan berketahanan, serta terintegrasi dengan pembangunan wilayah sekitar melalui kepastian penyelenggaraan tata ruang yang berkeadilan tanpa disparitas  

5. Membangun kemandirian energi dan mengelola sumber daya alam dengan cara yang holistik serta berkelanjutan 

Program: 

1. Banten bagus (pembangunan infrastruktur jalan, transportasi, sumber daya air, dan hunian layak); 

2. Banten sehat (akses kesehatan bagi warga tanpa diskriminasi) 

3. Banten cerdas (sekolah gratis untuk SMA/SMK/MA Negeri dan swasta di Provinsi Banten

4. Banten kuat (zona ekonomi baru, penguatan UMKM, dan pemerataan ekonomi) 

5. Banten indah (pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif) 

6. Banten makmur (ketahanan pangan yang berkelanjutan) 

7. Banten ramah (investasi, kehidupan industri dan penyerapan tenaga kerja) 

8. Banten melayani (tata kelola pemerintahan tidak korupai dan sistem merit salam birokrasi) 

24 program turunan Andra-Dimyati 

1. Bang Andra (Bangun jalan desa sejahtera) 

2. Barata (Banten rapid transit) 

3. Desa Tangguh (Bantuan insentif dana bagi desa) 

4. Bangun Asa (Membangun akomodasi aman sementara) 

5. Bersama AS-Dim (Berantas sampah agar sehat, indah dan nyaman) 

6. Asa Bisa (Akses air bersih dan sanitasi layak bagi warga pesisir dan pedalaman) 

7. Faskib Kita (Optimlisasi fasilitas kesehatan, sumber daya manusia dan program kesehatan kita) 

8. Banten Semarak (Semai karakter iman dan takwa) 

9. Gen Alpha (Sekolah gratis SMA/SMK/MA/Negeri dan Swasta di Provinsi Banten

10. Masa Banten (Modernisasi dan akselerasi sains dan akreditasi untuk Banten emas 2045 

11. Plat-A (Pelatihan dan pendidikan vokasional) 

12. BEM BANTEN (Beasiswa masyarakat Banten

13. Sabda (Santri bagi pembangunan daerah) 

14. Eko era (Ekosistem dan energi ramah lingkungan) 

15. Eko Banten (Ekonomi kreatif dan diversifikasi Banten

16. Bang Soni (Pengembangan infrastruktur dan sistem informasi wisata) 

17. Asyik (Pengembangan atraksi wisata) 

18. Banten Makmur (Akses pembiayaan, modal usaha bagi petani dan nelayan Banten

19. Tamu (Petani maju) 

20. Kami usaha (Kemudahan izin usaha) 

21. Bantu tukar (Bantu finansial untuk tuna karya) 

22. Tunas lokal (Tenaga kerja unggulan untuk akses dan sinergi) 

23. Zona serlok (Zonasi serapan tenaga kerja lokal) 

24. Terobos (Transformasi dan efisiensi reformasi birokrasi optimal)

Baca juga: Pilgub Banten 2024: Diusung Golkar dan PDIP, Ini Visi Misi Airin Rachmi-Ade Sumardi

Trah Ratu Tatu vs Koalisi Besar Prabowo

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten pada 22 September 2024.

Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi menghadapi Andra Soni-Dimyati Natakusumah.

Pertarungan 'panas' diprediksi akan terjadi di Tanah Jawara.

Trah Ratu Atut yang diwakili Airin Rachmi Diany, adik ipar, menghadapi Andra Soni, Ketua DPD Gerindra Banten.

Airin Rachmi-Ade Sumardi didukung dua partai politik DPRD Banten periode 2024-2029, yaitu Golkar dan PDIP.

Sementara itu, Andra Soni-Dimyati didukung sejumlah partai politik, yaitu Gerindra, PKS, PKB PAN, NasDem, PPP, PSI, dan Demokrat.

Dia memprediksi Pilkada Banten berlangsung menarik, karena Airin Rachmi sebagai sosok akan menghadapi Andra Soni yang didukung mayoritas partai politik.

"(Pilgub Banten,-red) Airin (Rachmi Diany,-red) atau (calon,-red) yang diusung oleh Gerindra (Andra Soni,-red)" kata Hadi Kusuma, CEO ARCHI Research and Strategy pada sesi diskusi di Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Menurut dia, Banten merupakan salah satu provinsi yang mencuri perhatian pada Pilkada Serentak 2024.

Apalagi melihat upaya Golkar di detik-detik terakhir beralih dukungan dari Andra Soni untuk kemudian mengusung salah satu wakil terbaiknya.

Berbaliknya dukungan Golkar hingga kuatnya pengaruh Dinasti Ratu Atut di Banten, kata dia, harus diantisipasi Andra Soni dan Dimyati.

"Airin didukung Golkar itu tanda. Airin (Rachmi Diany,-red) membawa blok besar keluarga Atut (Chosiyah,-red). Ini harus diantisipasi lawan," kata dia.

Pada Rabu ini, Archi  Research and Strategy menggelar acara doa bersama Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 dan syukuran tempat kerja baru di Kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Baca juga: Sekjen PDIP Klaim Banyak Tokoh yang Ingin Jadi Tim Pemenangan Airin-Ade pada Pilgub Banten

KPU Koordinasi dengan Polri

Sebelumnya, KPU RI telah berkoordinasi dengan seluruh jajaran kepolisian pada semua level, menjelang penetapan pasangan calon Pilkada 2024.

"Kami juga mendapat notifikasi, misalnya, daerah-daerah yang katakanlah kantor KPU-nya dianggap terbatas untuk adanya kegiatan yang mengundang banyak orang," kata Ketua KPU Mochammad Afifuddin, Jumat (20/9).

KPU RI, lanjut ia, juga menyarankan KPU Daerah untuk mencari tempat yang lebih representatif manakala kantornya tidak memungkinkan untuk menampung banyak orang saat penetapan pasangan calon.

Hal tersebut, kata ia, sebagai langkah antisipasi sekaligus merupakan rekomendasi dari pihak kepolisian karena alasan keamanan. 

"Pihak keamanan juga memberikan rekomendasi pada daerah-daerah tertentu, khususnya yang calonnya banyak, untuk kemudian dilakukan penetapan dan juga nanti pengundian nomor urut, juga mungkin deklarasi pemilu damai di titik-titik yang dianggap aman dan kondusif," jelas Afifudin, dikutip dari Antara.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved