Pilkada Kota Serang

KPU Kota Serang Siapkan Strategi Ini untuk Cegah PSU pada Pilkada 2024

KPU Kota Serang telah menyiapkan cara dan strategi untuk mencegah terjadinya pemungutan suara ulang (PSU) pada Pilkada 2024.

Tayang:
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com
KPU Kota Serang telah menyiapkan cara dan strategi untuk mencegah terjadinya pemungutan suara ulang (PSU) pada Pilkada 2024. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - KPU Kota Serang telah menyiapkan cara dan strategi untuk mencegah terjadinya pemungutan suara ulang (PSU) pada Pilkada 2024.

Sekadar informasi, PSU di Kota Serang menjadi satu di antara 11 indikator kerawanan Pilkada 2024, yang dipetakan oleh Bawaslu Kota Serang.

Hal itu tidak tidak terlepas dari adanya kejadian PSU di empat TPS pada Pemilu 2024.

Baca juga: Ada Job Fair pada HUT Banten 2024, Catat Tanggal, Syaratan dan Cara Daftar Akun Siloker

Sebaran empat TPS itu yakni  Kecamatan Taktakan, Curug, Kasemen, dan Cipocok.

Menanggapi itu, Ketua KPU Kota Serang, Nanas Nasihudin mengatakan, kejadian PSU tersebut menjadi pembelajaran dan evaluasi bagi KPU.

Untuk itu, pada Pilkada 2024 KPU Kota Serang akan mengubah pola bimbingan teknis (bimtek) terhadap penyelenggara adhoc.

"Fokus kita nanti di badan adhoc itu di bimteknya, akan kita lakukan secara berjenjang. Mulai dari PPK, PPS, hingga KPPS," ujarnya di Kantor KPU Kota Serang, Kamis, (3/10/2024).

Nanas menyebut, pola tersebut merupakan tindakan yang berbeda, jika dibanding dengan Pemilu sebelumnya. 

"Kalau Pemilu kemarin kita lakukan bimtek KPPS itu dalam sebuah gedung, sehingga cukup padat. Tapi Pilkada 2024 ini akan kita lakukan di tiap-tiap kelurahan," jelasnya. 

"Nanti juga kita dari KPU dan Bawaslu akan melakukan monitoring saat pelaksanaan bimtek, agar lebih efektif," sambungnya. 

Ia mengungkapkan, terjadinya PSU pada Pemilu Serentak 2024 disebabkan oleh kurangnya pemahaman petugas penyelenggara pemilu.

Oleh karena itu, KPU Kota Serang pada Pilkada 2024 melakukan rekrutmen penyelenggara badan adhoc sebaik mungkin. 

"Kami pastikan semua berjalan lancar dan sesuai prosedur, sehingga nanti pada saat pemungutan suara tidak ada kendala. Dan untuk petugas yang bermasalah pada saat pemilu kemarin, tentu tidak kami libatkan lagi," ucapnya. 

Nanas berharap, dengan pola bimtek baru ini pelaksanaan Pilkada 2024 dapat berjalan lebih baik dan efektif. 

"Karena nanti bimtek itu selain dibuat per kelurahan, juga akan dibuatkan termin. Jadi untuk kelurahan yang TPS nya banyak, akan kami buat dalam beberapa termin," paparnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved