Pilgub Banten

Pengamat Sebut Debat Perdana Pilgub Banten "Omon-Omon" Belum Sentuh Substansi

Debat perdana pemilihan gubernur (Pilgub) Banten 2024 berlangsung pada 16 Oktober 2024.

Editor: Glery Lazuardi
ahmad tajudin
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten menggelar debat perdana penyampaian visi-misi calon gubernur dan wakil gubernur Banten, pada Rabu (16/10/2024) malam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Debat perdana pemilihan gubernur (Pilgub) Banten 2024 berlangsung pada 16 Oktober 2024.

Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi dan Andra Soni-Dimyati Natakusumah memaparkan visi dan misi jika terpilih memimpin Provinsi Banten selama lima tahun ke depan.

Namun, sesi debat itu belum maksimal karena belum menyentuh substansi dan hanya sebatas "omon-omon" atau yang berarti hanya omongan saja. 

Baca juga: Pengamat Soroti Penyampaian Visi-misi Dua Calon Gubernur Banten di Debat Perdana: Tidak Detail!

"Saya kira dua paslon belum maksimal mengeluarkan semua visi misi, gagasan janji kampanye harus berbuat apa, mereka masih bersifat umum," kata Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul 
kepada TribunBanten.com, Kamis (17/10/2024).

Adib menilai, keduanya belum membahas secara detail program yang mereka bawa untuk membangun Provinsi Banten ke depan.

"Contohnya begini, kalau akan melakukan peningkatan kesejahteraan ada sekian UMKM, ada sekian lapangan kerja yang harus saya ciptakan. Caranya begini, begini, begini. Detailisasi itu belum dikeluarkan," katanya.

Menurut Adib, jika masyarakat menilai Airin lebih unggul ketimbang Andra Soni di dalam debat tersebut hal itu merupakan wajar karena Airin memiliki pengalaman dua kali berdebat ketika mencalonkan diri di Tangerang Selatan.

"Tapi dua-duanya menurut saya masih secara umum gitu. Mana problem solver yang bakal dikeluarkan, bagaimana cara mengatasi disparitas pembangunan. Jadi ada detailisasi program kerja yang harus disampaikan kepada publik," ujar Adib.

Oleh karena itu Adib menyarankan pada kedua Paslon tersebut untuk menyusun program kerja secara detail yang bisa disampaikan di dalam debat

Sebab lanjut Adib, penyampaian visi misi dalam debat akan menarik perhatian masyarakat yang memang belum memiliki pilihan kepada salah satu calon.

"Karena problem solver itulah yang dibutuhkan ketika mereka bisa detail, mereka punya solusi, mereka punya gagasan yang konkrit dan masuk akal," pungkasnya.

Baca juga: Airin-Ade dan Andra-Dimyati Masuk ke Tempat Debat, Pendukung dan Simpatisan Saling Balas Yel-yel

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten menggelar debat perdana calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi dan Andra Soni-Dimyati Natakusumah.

Dalam debat yang digelar di Menara Bank Mega, Jakarta kemarin, kedua Paslon tersebut menyampaikan visi-misi, gagasan dan janji politik untuk membangun Provinsi Banten.

Keduanya sepakat untuk menghadirkan pemerataan pembangunan di Tanah Jawara jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2024-2029.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved