Pilkada Cilegon
Tim Isro-Uyun Laporkan Temuan Hilangnya APK ke Bawaslu Cilegon
Tim hukum pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Isro Mi'raj dan Nurrotul Uyun melaporkan dugaan hilangnya APK ke Bawaslu Cilegon
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Tim hukum pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Isro Mi'raj dan Nurrotul Uyun melaporkan dugaan hilangnya Alat Peraga Kampanye (APK) ke Bawaslu Cilegon, Kamis (17/10/2024).
Laporan juga dibuat terkait upaya orang tak dikenal memasang baliho Isro-Uyun di tugu Landmark Kota Cilegon.
Baca juga: Pilkada Cilegon, Fajar Hadi Berpakaian Serba Hitam dan Peci Kunjungi Pasar Baru Merak
Ketua Tim Hukum Isro-Uyun, Juli Tresno Ajie mengatakan tujuan kedatangan ke Bawaslu untuk melengkapi laporan dugaan black campaign atau kampanye hitam yang sebelumnya telah disampaikan ke Bawaslu berkaitan peristiwa di tugu Landmark.
"Sesuai dengan janji kita dua hari kemarin, dan memang dari tim bawaslu menelpon kita untuk menyerahkan barang bukti dan ada berkas tambahan, oleh karenanya tadi agendanya adalah melengkapi laporan yang di Landmark," ujarnya saat ditemui di kantor Bawaslu Kota Cilegon, Kamis (17/10/2024).
Selain itu, pihaknya juga melaporkan peristiwa yang sama dengan apa yang dialami oleh paslon nomor 01 Robinsar-Fajar terkait hilangnya sejumlah baliho milik paslon nomor 03 Isro-Uyun.
"Ada beberapa APK kita yang hilang dan ada dugaan upaya propaganda antara paslon 01 dengan paslon 03 tepatnya di Jalang Pangeran Jayakarta, Lingkungan Kenanga, RT 02/04 Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang," ungkapnya.
Dugaan adanya propaganda itu, kata dia, bermula saat pihaknya menemukan sejumlah baliho milik Isro-Uyun hilang.
Setelah ditelusuri ternyata baliho tersebut tidak hilang, melainkan bergeser di lokasi tempat di mana baliho Robinsar-Fajar terpasang.
"Setelah kita datangi TKP, ternyata baliho kita bergeser bukan hilang, tapi menggantikan posisi baliho paslon 01, di situ pun ada tim sukses 01 yang memang sedang mencari tau," jelasnya.
Menurut Juli, perpindahan baliho itu diduga sengaja dilakukan oleh orang tidak dikenal.
Sebab baliho milik Isro-Uyun yang terpasang di tempat Robinsar-Fajar hanya ditali menggunakan tali rapiah.
Dengan kondisi pemasangan yang asal dan mudah jatuh yang diduga dipasang secara terburu-buru.
Dengan adanya insiden itu, pihaknya meminta kepada pihak Bawaslu Cilegon untuk memindak pelaku pengrusakan dan penghilangan apk.
"Kami meminta sedikit penekanan kepada gakumdu agar hal ini bisa diusut tuntas, karena ini berkaitan dengan kondusifitas pilkada besok," katanya.
| Robinsar-Fajar Menang di Pilkada Cilegon, Helldy Agustian: Nanti Kita Ngobrol |
|
|---|
| Ribuan Orang Geruduk Kantor Bawaslu Cilegon, Adukan Soal Dugaan Money Politik di Pilkada 2024 |
|
|---|
| Kapan Hasil Pilkada Cilegon 2024 Diumumkan? Simak Jadwalnya Berikut Ini |
|
|---|
| Unggul di Quick Count Pilkada Cilegon, Robinsar Bakal Sowan ke Sejumlah Tokoh |
|
|---|
| Pemain Persic Cilegon Geruduk Rumah Robinsar Usai Unggul di Pilkada 2024 Versi Quick Count |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Foto-baliho-Pilkada-Cilegon-terbaru.jpg)