Larangan Truk Tambang Melintas di Tangerang Raya Diperpanjang hingga Kamis Besok
Pemerintah Kabupaten Tangerang dan aparat Polres Metro Tangerang memperpanjang masa penghentian operasional truk tambang untuk kategori kendaraan
TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Kabupaten Tangerang dan aparat Polres Metro Tangerang memperpanjang masa penghentian operasional truk tambang untuk kategori kendaraan truk sumbu 3 atau lebih di wilayah Tangerang.
Masa perpanjangan akan berlaku selama 3 hari mulai Selasa, (12/11/2024) hingga Kamis (14/11/2024) mendatang.
Sebelumnya, pemkab Tangerang telah memberhentikan aktivitas kendaraan tambang selama 3 hari 8-11 November 2024.
Baca juga: Polisi Pastikan Bocah yang Kakinya Terlindas Truk Tanah di Tangerang Selamat
Keputusan itu diperoleh dari hasil kesepakatan bersama Pemerintah Daerah se- Tangerang Raya, TNI, Polri, dan stakeholder.
Upaya perpanjangan masa penghentian operasional truk tambang dilakukan menyusul kericuhan di Salembaran Raya, Kecamatan Kosambi Kamis (7/11/2024).
Informasi itu disampaikan Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.
“Senin (11/11/2024) merupakan batas akhir waktu sesuai kesepakatan itu," kata dia.
Menurut dia, perpanjangan waktu selama 3 hari ke depan dilakukan berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi dalam rapat koordinasi digelar di Pendopo Bupati.
Perpanjangan waktu ini, kata Zain dengan mempertimbangkan dan menjaga situasi dan kondusifitas Kamtibmas di wilayah Tangerang Raya, terlebih menjelang Pemungutan Suara Pilkada 2024.
| MUI Banten Ajak Umat Islam Tingkatkan Ikhtiar dan Jaga Kerukunan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Banten Besok, 7 Januari 2025: Ini Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan |
|
|---|
| Dua Pekan Tanggap Darurat, Pemkot Tangsel Sebut Penanganan Sampah Lebih Terfokus dan Progresif |
|
|---|
| Saran Warga Taktakan Jadi Bahan Evaluasi Pemkot Serang, dalam Uji Coba Kerja Sama Sampah Tangsel |
|
|---|
| Nelayan Banten Waspada! Siklon Tropis Jenna Terpantau di Barat Daya Tanah Jawara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/truk-tanah-jadi-sasaran-amukan-warga-di-Salembaran.jpg)