Pilgub Banten

Soroti Program Sekolah Gratis Andra-Dimyati, Ade Sumardi: Tak Realistis, APBD Tidak akan Cukup

Calon Wakil Gubernur Banten, Ade Sumardi menyoroti program sekolah gratis negeri dan swasta rivalnya, Andra Soni-Dimyati Natakusumah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
Engkos/TribunBanten.com
Calon Wakil Gubernur Banten, Ade Sumardi menyoroti program sekolah gratis negeri dan swasta rivalnya, Andra Soni-Dimyati Natakusumah. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Calon Wakil Gubernur Banten, Ade Sumardi menyoroti program sekolah gratis negeri dan swasta rivalnya, Andra Soni-Dimyati Natakusumah.

Awalnya Ade Sumardi bertanya pada Dimyati terkait program tersebut dalam debat pamungkas Pilgub Banten di Grand Studio Metro, Kota Jakarta Barat, Rabu (20/11/2024).

Ade menjelaskan, sejak tahun 2017 SMA dan SMK negeri di Tanah Jawara sudah gratis karena dibiayai oleh APBD setiap tahunnya.

Baca juga: Andra-Dimyati Janji Siapkan Kantong Parkir Baru di Pelabuhan Merak untuk Urai Kemacetan

"Jangan-jangan sekolah gratis yang digaungkan hanya selogan belaka untuk menarik masyarakat saja," kata Ade.

Ade menilai, program Andra-Dimyati yang ingin menggratiskan sekolah swasta tidak realistis, karena perlu biaya yang besar untuk melaksanakan program tersebut, APBD Banten Rp12 triliun tidak akan cukup.

"Sekolah swasta biaya pembangunannya (Variatif) contoh misalkan 10 juta sampai 12 juta, mau digratiskan nggak akan. Apakah mau sekolah swasta diturunkan biaya pembangunannya, enggak mungkin," katanya.

Baca juga: Andra-Dimyati Punya Program Asta Cita Berkah CS untuk Jadikan Banten Maju

Ade menilai program Airin Rachmi Diany yang akan memberikan subsidi kepada sekolah swasta lebih efektif dibanding menggratiskan sekolah.

"Kita kasih subsidi, kasih beasiswa sebanyak yang didapatkan yang di negeri. Misal di negeri dapat 1 juta, kita masih juga swasta segitu masuk ke rekeningnya," ujarnya.

Sementara, calon Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah menyebut bahwa pendidikan adalah pelayanan dasar yang harus diterima oleh anak-anak.

Oleh karena itu, Andra-Dimyati akan menggratiskan sekolah negeri dan swasta. Apalagi mayoritas masyarakat ingin ada sekolah gratis.

"Kami sekolah gratis sebelah sana enggak mau sekolah gratis ya udah pilihan ada di rakyat masyarakat, kami tidak janji semata karena ini adalah memang tugas kami mencerdaskan anak bangsa," kata Dimyati.

Dimyati menyebut progam sekolah gratis tersebut agar tidak ada disparitas antara sekolah negeri dan swasta. 

" Kami berjanji, kami bersumpah pendidikan gratis Wajar Dikdas 12 tahun berlaku semua," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved