5 Hari Menjelang Pencoblosan, Ini Hasil Survei Terbaru Pilgub Jakarta 2024

Sisanya merupakan massa mengambang sekitar 12,8 persen (berdasarkan metode tatap muka).

Tayang:
Tangkap layar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta akan menggelar debat kedua Pilgub Jakarta malam ini, Minggu (27/10/2024). 

TRIBUNBANTEN.COM - Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei untuk Pilgub Jakarta 2024.

Survei secara tatap muka pada 30 Oktober 2024-8 November 2024 serta metode panggilan telepon berlangsung pada 15 November 2024-21 November 2024.

Populasi pada survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Jakarta yang punya hak pilih dalam pemilihan umum (pemilu), yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah.

Baca juga: Pilkada Jakarta 2024: Kala Anies Baswedan Pose Tiga Jari Bareng Pramono Anung-Rano Karno

Mengutip Kompas.com, Jumat (22/11/2024), penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. 

Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1.600 orang.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.600 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar kurang lebih 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel berasal dari seluruh Kota Administrasi di Provinsi Daerah Khusus Jakarta yang terdistribusi secara proporsional.

“Berhubung kecilnya populasi Kepulauan Seribu, kami tidak ikut sertakan dalam sampel,” ucap Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi di Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat. 

Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara acak sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).

Adapun hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia memperlihatkan elektabilitas pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno mengungguli dua paslon lain pada Pilkada Jakarta 2024. 

Baca juga: Hasil Survei Pilgub Jakarta Terbaru per November 2024: Elektabilitas Pramono-Rano Libas RK-Suswono

Berdasarkan survei tatap muka Indikator Politik, elektabilitas Pramono-Rano mencapai 42,9 persen.

Sementara paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK)-Suswono mencatatkan elektabilitas 39,2 persen.

Sedangkan, tingkat keterpilihan paslon nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebesar 5,1 persen.

Kemudian, berdasarkan metode survei melalui panggilan telepon, elektabilitas Pramono-Rano mencapai 42,1 persen.

Ridwan Kamil (RK)-Suswono yang mencatatkan elektabilitas 40,5 persen dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebesar 4,8 persen.

Baca juga: Dharma Pongrekun Singgung Masyarakat Suku Baduy dalam Debat Pilgub Jakarta saat Serang Rano Karno

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved