Polisi Dalami Kasus Pengeroyokan Satpam Kebun Raya Bogor oleh Wisatawan Asal Banten
Polisi saat ini terus mendalami kasus pengeroyokan satpam Kebun Raya Bogor yang dilakukan oleh rombongan wisatawan asal Banten, Minggu (15/12/2024).
TRIBUNBANTEN.COM - Polisi saat ini terus mendalami kasus pengeroyokan satpam Kebun Raya Bogor yang dilakukan oleh rombongan wisatawan asal Banten pada Minggu (15/12/2024).
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi Nugroho mengatakan, kasus pengeroyokan yang dilakukan diduga salah satu peguron silat asal Banten masuk tahap pemeriksaan saksi-saksi,
“Sudah ada beberapa saksi yang kita mintai keterangan ini masih on proses masih ada beberapa orang yang kita akan panggil," kata AKP Aji Riznaldi.
Baca juga: Viral Peguron Silat dari Banten Ngamuk di Kebun Raya Bogor, Serang Satpam, Maksa Masuk di Jam Tutup
Baca juga: Rombongan Perguruan Silat di Banten Serang Satpam Kebun Raya Bogor, Ini Kronologinya
Pihaknya pun menunggu hasil visum luka yang dialami oleh sekuriti usai terlibat keributan dengan rombongan pengunjung.
"Security ada yang mengalami luka,” tambahnya.
Disinggung asal rombongan, sambung Aji, mereka tidak berasal dari luar Kota Bogor melainkan dari wilayah Banten.
Namun, ia belum menyebutkan identitas dari rombongan ini.
"Apakah kelompok ormas, atau kelompok seperti apa atau tour keluarga seperti apa kita dalami,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memproses hukum para pelaku pengeroyokan.
"Mohon doa dan dukungannya kepada masyarakat Kota Bogor apabila mempunyai informasi segera laporkan ke kami, info aduan bisa ke 0878 100 100 57," ujarnya.
"Personil kami sedang bekerja di lapangan secara maksimal untuk segera mengungkap dan menangkap pelakunya."
Pelaku pengeroyokan sendiri merupakan rombongan wisatawan yang sengaja datang ke KRB.
Polresta Bogor bahkan mengklaim telah mengantongi identitas para pelaku dan akan segera mengungkap kasus tersebut.
Penyelidikan dilakukan oleh Sat Reskrim Polresta Bogor Kota.
Pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi serta mengumpulkan barang bukti.
| Adhyaksa FC Banten Playoff Promosi, Tunggu Lawan Runner Up Grup 2 |
|
|---|
| Pemkot Tangsel Gandeng Sekolah, TNI, Polri, dan Swasta untuk Venue Porprov Banten 2026 |
|
|---|
| Menuju Porprov Banten 2026, Tangsel Alokasikan Rp50 Miliar untuk Sukseskan Penyelenggaraan |
|
|---|
| Polda Banten Limpahkan Kasus Korupsi Akses Pelabuhan Warnasari ke JPU, Negara Rugi Rp3,2 M |
|
|---|
| 45 Perlintasan Kereta Api di Banten Tanpa Penjaga dan Palang, Terbanyak di Kota Serang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kompas-kdiriririr.jpg)