Galian Tanah di Rangkas Lebak Ditinggal Pengusaha, Warga: Kami Hanya Kena Dampak Buruknya!

Usia di demo warga kampung Papanggo, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, aktivitas galian tanah di lokasi  tersebut sepi. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Misbahudin
Usia di demo warga kampung Papanggo, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, aktivitas galian tanah di lokasi   tersebut sepi. 

Menurutnya, meskipun pihak pengusaha galian sudah tidak lagi beroperasi, namun warga Papanggo minta pertanggung jawaban terhadap kerusakan jalan itu.  

"Jangan seenaknya saja, main tinggal tapi meninggalkan luka buat masyarakat. Kami minta jalan kami diperbaiki lagi," ujarnya. 

Di tempat yang sama, Marta menambahkan, meskipun galian tanah itu sudah tidak lagi beroperasi, namun warga minta pertanggung jawaban terhadap akses jalan yang rusak. 

"Mereka harus tanggung jawab, karena kenapa? Karana jalan lingkungan kami rusak parah," kayanya. 

Ia mengaku, berdasarkan informasi yang didapatkan dirinya, bahwa aktivitas galian tanah akan kembali dilakukan setelah tiga bulan.

Baca juga: ESDM Banten Pastikan Galian Tanah di Rangkasbitung Lebak Ilegal, Pernah Ditutup 2 Kali

"Denger-denger nya gitu mereka bakal kesini lagi," ucapnya. 

TribunBanten.com, sudah mendatangi rumah kepala Desa Mekarsari, untuk meminta keterangan, namun yang bersangkutan tidak ada di rumah. 

Kemudian saat dikonfirmasi melalui sambungan juga tidak bisa dihubungi. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved