Galian Tanah di Rangkas Lebak Ditinggal Pengusaha, Warga: Kami Hanya Kena Dampak Buruknya!
Usia di demo warga kampung Papanggo, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, aktivitas galian tanah di lokasi tersebut sepi.
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Haris
Menurutnya, meskipun pihak pengusaha galian sudah tidak lagi beroperasi, namun warga Papanggo minta pertanggung jawaban terhadap kerusakan jalan itu.
"Jangan seenaknya saja, main tinggal tapi meninggalkan luka buat masyarakat. Kami minta jalan kami diperbaiki lagi," ujarnya.
Di tempat yang sama, Marta menambahkan, meskipun galian tanah itu sudah tidak lagi beroperasi, namun warga minta pertanggung jawaban terhadap akses jalan yang rusak.
"Mereka harus tanggung jawab, karena kenapa? Karana jalan lingkungan kami rusak parah," kayanya.
Ia mengaku, berdasarkan informasi yang didapatkan dirinya, bahwa aktivitas galian tanah akan kembali dilakukan setelah tiga bulan.
Baca juga: ESDM Banten Pastikan Galian Tanah di Rangkasbitung Lebak Ilegal, Pernah Ditutup 2 Kali
"Denger-denger nya gitu mereka bakal kesini lagi," ucapnya.
TribunBanten.com, sudah mendatangi rumah kepala Desa Mekarsari, untuk meminta keterangan, namun yang bersangkutan tidak ada di rumah.
Kemudian saat dikonfirmasi melalui sambungan juga tidak bisa dihubungi.
| Dari Museum Multatuli Lebak, Hasto Gaungkan Semangat Bung Karno untuk Generasi Muda |
|
|---|
| Cara Beli Tiket Kereta Api Lewat Aplikasi Access by KAI Terbaru Juni 2026 |
|
|---|
| Perbaikan Jalan di Lebak Makan Korban, Pedagang Tewas di Lokasi, DPUPR Akui Kelalaian Kontraktor |
|
|---|
| Jalan Raya Cadas-Kukun Tangerang Macet Parah, Pengendara Keluhkan Proyek Galian Tanah |
|
|---|
| Anak Usia 5 Tahun Boleh Daftar, Ini Persyaratan SPMB 2026 Jenjang TK, SD, SMP di Lebak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Galian-tanah-di-Rangkasbitung-Lebak.jpg)