Warga Carenang Serang Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram

Warga di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi sejak awal tahun 2025.

|
Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Ade
Pangkalan gas elpiji 3 kilogram di Desa Pamanuk, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Warga di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram, yang terjadi sejak awal tahun 2025.

Akibatnya, warga harus mencari jauh ke luar daerah untuk mendapatkan gas elpiji 3 Kilogram.

"Kalau masalah langka sih iya memang langka, dan kalau di sini enggak ada, cari kemana-mana juga sama aja susah," ujar Ridwan, Ketua RT 19 Desa Pamanuk, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang kepada TribunBanten.com, saat ditemui di kediamannya, Kamis (23/1/2025).

Baca juga: Begini Cara Mafia Oplos Gas Elpiji untuk Warga Miskin di Cilegon, Raup Cuan hingga Rp 3 M

Ia mengatakan, rata-rata kebutuhan dirinya terhadap gas elpiji 3 Kg adalah sebanyak 3 tabung per bulan.

"Dan warga yang lain juga kemungkinan rata-rata sama 3-4 tabung per bulan, karena kan masak itu tidak pernah berhenti," ucapnya.

Ia mengaku, kondisi tersebut membuat beberapa warung menjual gas elpiji 3 kilogram lebih mahal dari biasanya.

"Kalau belinya di pangkalan harganya masih sama yaitu Rp 19 ribu, tapi kalau di warung harganya bisa Rp 23 ribu - Rp 24 ribu," jelasnya.

 

 

Menurutnya, pihak berwenang juga belum responsif dalam mengatasi keluhan yang dialami oleh warga.

Oleh karena itu, dirinya berharap ada kerjasama antara pemerintah dengan agen dan pangkalan gas elpiji.

"Jadi orang dinasnya sama agen itu kerjasama, misalkan mau ada kelangkaan seperti ini harus ada pemberitahuan ke masyarakat. Jadi masyarakat tidak kaget gitu," paparnya.

Terpisah, pemilik pangkalan gas di Desa Pamanuk, Kecamatan Carenang, Sodikin Firmansyah turut membenarkan adanya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di wilayahnya.

Menurutnya, kelangkaan terjadi akibat adanya beberapa pangkalan gas elpiji yang jatahnya dikurangi oleh agen.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved