Keberadaan Perahu Eretan di Serang Banten Diklaim Bantu Ekonomi Warga
Keberadaan perahu eretan yang berada di Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, diklaim memberikan dampak positif bagi warga sekitar
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Keberadaan perahu eretan yang berada di Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, diklaim memberikan dampak positif bagi warga sekitar.
Pasalnya, perahu yang melayani penyebrangan dari Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, menuju Desa Negara, Kecamatan Kibin tersebut, telah membuka ladang usaha baru.
Terdapat puluhan pekerja dari 8 perahu, yang mencari nafkah dalam jasa penyeberangan yang melintasi aliran Sungai Ciujung tersebut.
Baca juga: 2025 Belum Sebulan, Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Kabupaten Serang Sudah Ada 5 Kasus
Seorang penyedia jasa penyeberangan perahu eretan, Akbar Madani menyampaikan, puluhan pekerja tersebut merupakan warga asli Desa Dukuh.
Ia mengatakan, masing-masing penyedia jasa perahu eretan, memiliki pegawai berjumlah 3-5 orang.
Dengan penghasilan rerata Rp 500 ribu per hari, dirinya memberi upah bagi pegawainya senilai Rp 75 ribu per orang.
"Satu perahu pegawainya ada yang 3-5 orang, tergantung ukuran perahu. Dan gajinya itu satu pegawai Rp 75 ribu per orang," ujarnya saat ditemui di tempat usahanya, Jumat (24/1/2025).
Pria yang baru memulai usaha sejak tahun 2023 itu mengaku, usaha jasa perahu eretan telah membantu dalam membuka mata pencaharian masyarakat.
"Makanya kalau ada jembatan otomatis mata pencaharian masyarakat itu tidak ada, karena untuk yang bekerja di sini itu adalah pekerjaan utama," ucapnya.
Dirinya mengaku, memasang tarif Rp 2 ribu dalam sekali penyebrangan.
"Dan itu kami cuma melayani kendaraan roda dua saja," ucap Akbar.
Adapun untuk jam operasional, kata Akbar, berlangsung selama 24 jam. Dan hanya berhenti ketika sedang terjadi banjir.
"Jadi pegawainya itu kerja pakai sistem shift, dan kalau sungai meluap kita tidak beroperasi," tuturnya.
| Kasus Senpi Ilegal di Merak, Polisi Tetapkan Pemasok Utama sebagai Buronan |
|
|---|
| Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 28-29 Maret 2026, Polda Banten Siapkan Rekayasa Lalu Lintas |
|
|---|
| Motor Milik Ibu Warung di Jawilan Serang Digasak Maling, Pelaku Terekam CCTV |
|
|---|
| Adhyaksa Banten vs PSS Sleman Berpeluang ke Final Championship 2025-2026 |
|
|---|
| Polda Banten Bongkar Kasus Narkoba Jenis Sabu Seberat 71 Kg Selama Maret 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Keberadaan-perahu-eretan-yang-b.jpg)