Dinas Pertanian Ungkap Alasan Banten Krisis Kelapa, Hingga Sebabkan Industri Kelimpungan
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid tak menampik jika Banten mengalami krisis kelapa sejak beberapa bulan terkahir
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Tajudin
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid tak menampik jika Banten mengalami krisis kelapa sejak beberapa bulan terkahir.
Menurut Agus, faktor penyebab Banten krisis kelapa karena dampak dari El Nino atau kemarau panjang pada tahun 2024.
Hal ini membuat kelapa di Banten berbuah minim.
"Betul (Krisis) faktor cuaca, dampak ekornya El Nino terasa sekarang pada produksi kelapa," kata Agus melalui pesan singkat, Rabu (2/4/2025).
Baca juga: Banten Krisis Kelapa, Industri Gulung Tikar Harga Jual Perbutir di Pasar Tembus Rp20-25 Ribu
Selain itu lanjut Agus, Banten mengalami krisis kelapa karena kebutuhan konsumsi masyarakat meningkat saat Ramadan 1446 Hijriah.
"Orang membutuhkan barang yang sama di waktu yang sama, sehingga terjadi kelangkaan," katanya.
Agus menyebut, menurunya produksi kelapa di Tanah Jawara membuat sejumlah industri kelimpungan.
Salah satunya, PT Kara Santan Pertama yang menjadi produsen santan terbesar di Indonesia.
Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Kelapa di Pasar Tradisional Serang Melonjak Tinggi, Tembus Rp20 Ribu Per Butir
Tak hanya itu, krisis kelapa juga membuat harga beli dari petani dan harga jual di pasar menjadi sangat mahal.
Di beberapa pasar, ditemukan kelapa di jual seharga Rp20-25 ribu perbutir.
"Secara nasional untuk industri seperti kara mengalami kekurangan pasokan. Sedangkan untuk konsumsi pun memang harga kelapa mengalami peningkatan (Dampak krisis)," ujarnya.
Agus mengklaim, Pemprov Banten telah melakukan antisipasi agar tak terjadi krisis berkepanjangan.
Salah satunya dengan melakukan peremajaan batang kelapa.
"Pada tahun 2024 kita melakukan peremajaan menggunakan dana APBD dan APBD. Kurang lebih ada 200 hektar yang dilakukan peremajaan," ungkapnya.
| Tertidur di Lapak, Uang Rp 23 Juta Milik Pedagang Kelapa di Pasar Ciputat Raib Digondol Maling |
|
|---|
| Jadi Tempat Wisata Favorit saat Libur Lebaran, Jumlah Wisatawan Pantai Kelapa Warna Naik 10 Persen |
|
|---|
| Kisah Wasam, Petani di Cihara Ketiban Rezeki dari Sewa Tikar di Pantai Kelapa Warna Lebak |
|
|---|
| Pantai Kelapa Warna di Lebak Ramai Pengunjung, Pohon Kelapa Jadi Spot Foto Menarik Bagi Wisatawan |
|
|---|
| H-1 Lebaran Idulfitri, Santan Kelapa di Pasar Serpong Tangsel Ludes dalam Hitungan Jam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kelapa-di-banten-meroket.jpg)