Dewan Rosi Miris Dengar Murid SD di Lebak Harus Bayar Rp400 Ribu Usai Ditunding Rusak Meja Sekolah
Murid SD Negeri 2 Pasir Tangkil, Warunggunung, Kabupaten Lebak dituding merusak meja dan kursi sekolah, dan diminta ganti rugi.
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Haris
Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Anggota DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menanggapi terkait adanya murid SD di Kabupaten Lebak, diminta membayar ganti rugi oleh pihak sekolah sebesar Rp 400.000, gara-gara dituding merusak meja dan kursi sekolah.
Diketahui, seorang murid di SDN 2 Pasir Tangkil, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak dituding merusak meja dan kursi sekolah.
Akibatnya, pihak sekolah kemudian minta ganti rugi kepada murid yang duduk di bangku kelas 4 tersebut.
Baca juga: Marak Kasus Pelecehan Seksual di Lingkungan Pendidikan di Lebak, Anggota DPR RI Minta Tak Ada RJ
"Saya sebagai anggota komisi X ya miris juga mendengarnya yah," ujarnya saat ditemui di Kampus La Tansa Mashiro, Senin (28/4/2025).
Politis Golkar itu menilai, adanya kerusakan pada fasilitas sekolah oleh siswi SD tersebut, dikarena fasilitas yang ada di sekolah itu dalam kondisi tidak layak.
"Baik itu kerusakan gedung termasuk fasilitasnya tidak layak, makanya rusak," ujarnya.
Dia mengatakan, seharusnya jika ada fasilitas sekolah rusak, wajib dikoordinasikan kepada Dinas Pendidikan (Dindik) maupun pemerintah daerah.
"Harusnya dikoordinasikan dengan pihak Dindik, kalau pun toh tidak anggarannya pasti kami akan bantu."
"Baik itu rusak sedang, berat, maupun menengah," katanya.
"Sekali lagi fasilitas itu adalah tangung jawab pemerintah."
"Tapi kalau ada paksaan dari pihak sekolah untuk membayar, saya rasa itu tidak wajar."
"Justru kita harus tanyakan kepada pihak sekolahnya."
"Cuma kembali lagi ke orang tuanya, kalau ikhlas ngasih bagian sedekah ngasih orang tua ke sekolah," sambungnya.
Dia berharap kepada Dindik Lebak, untuk segera mengevaluasi kepala sekolahnya tersebut.
"Khawatir nanti kasus ini ada di sekolah-sekolah lain yang tidak terekspos. Jadi harus ada evaluasi baik kepala sekolahnya, maupun guru-gurunya," tegasnya.
| Kadin Banten Bersama Pemkab Lebak Sukses Panen Melon Golden, Cileles Jadi Sentra Terluas di Banten |
|
|---|
| Regen Abdul Aris Buka Sunatan Massal Gratis untuk Warga Lebak, Digelar 21 Juni 2026 : Ini Syaratnya |
|
|---|
| 16.732 Wanita di Lebak Berstatus Janda, Faktor Ekonomi hingga Judol Diduga Jadi Pemicu |
|
|---|
| Nasib Guru PPPK Paruh Waktu di Lebak: Ada yang Digaji Rp500 Ribu per Bulan |
|
|---|
| Nabil Jayabaya Tepati Janji, Jalan Rusak 100 Meter di Cilangkap Lebak Dibeton Pakai Uang Pribadi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-X-DPR-RI-Adde-Rosi-Khoirunnisa-1.jpg)