Polemik Rekrutmen Pegawai RSUD Labuan, DPRD Banten Desak Transparansi dan Prioritaskan Warga Lokal
Proses rekrutmen pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuan menuai sorotan dari anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa.
|
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
"Kalau ada bukti bisa disampaikan kepada kami agar kami bisa menindaklanjuti," katanya.
Baca juga: RSUD Banten Kini Punya Bunker Radioterapi untuk Layani Penderita Kanker di Tanah Jawara
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima informasi adanya pembatalan Memorandum of Understanding (MOU) beberapa calon pegawai karena sertifikat yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Namun, ketika dikonfirmasi, yang bersangkutan menunjukkan sertifikat yang baru.
"Kami sudah menerima ada beberapa yang dibatalkan MOU nya karena sertifikat tidak sesuai dengan sebenarnya, tapi ketika saya menanyakan yang bersangkutan menunjukan sertifikat yang baru," pungkasnya.
Baca Juga
| Resmi Dibuka! Pendaftaran Insentif GTK Madrasah Non ASN 2026, Cek Syarat dan Cara Daftar |
|
|---|
| Tiga ASN PPPK di Tangsel Terancam Sanksi Berat Usai Diduga Terlibat Kasus Suap Loka Padel |
|
|---|
| Dana Sekolah Gratis Banten Tersendat, Anggota DPRD Muhsinin: Dari Awal Saya Kurang Sependapat |
|
|---|
| Rekrutmen Polri 2026 Dibuka, Polda Banten Tegaskan Tidak Ada Jalan Pintas Lewat Calo |
|
|---|
| Skema Pembayaran Program Sekolah Gratis di Banten Dinilai Bermasalah, DPRD Desak Evaluasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/sfatfawetf.jpg)