Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Petugas Akan Datangi Rumah Warga, Ini Data Penting Disiapkan
Kepala BPS Kabupaten Serang, Tutty Amalia, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus kelima yang dilakukan oleh BPS
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Wawan Perdana
Data hasil sensus nantinya akan digunakan pemerintah, baik pusat maupun daerah, sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan strategis, seperti pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, hingga program jaminan sosial.
Sugiharto mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir saat didatangi petugas sensus. Ia meminta warga memberikan jawaban yang jujur dan akurat agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.
"Setiap rumah tangga akan didatangi petugas. Kami harap masyarakat dapat menyambut dengan baik dan memberikan data yang sesuai karena ini akan berdampak pada kebijakan pemerintah ke depan," ujarnya.
Adapun sasaran sensus mencakup seluruh penduduk yang tinggal di Kabupaten Serang, termasuk pendatang yang telah menetap lebih dari satu tahun atau berencana tinggal dalam kurun waktu tersebut.
Masyarakat juga diminta menyiapkan sejumlah data penting, seperti nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), data kesehatan, kepemilikan aset, serta kondisi sosial ekonomi rumah tangga, termasuk kondisi tempat tinggal dan kendaraan.
BPS menargetkan hasil pengolahan data Sensus Ekonomi 2026 dapat dimanfaatkan secepatnya oleh pemerintah, paling lambat pada awal tahun 2027.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kepala-BPS-Kabupaten-Serang-Tutty-Amalia.jpg)