Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Petugas Akan Datangi Rumah Warga, Ini Data Penting Disiapkan

Kepala BPS Kabupaten Serang, Tutty Amalia, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus kelima yang dilakukan oleh BPS

Tayang:
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
SENSUS EKONOMI 2026 - Kepala BPS Kabupaten Serang, Tutty Amalia saat diwawancarai TribunBanten.com di kantor BPS Kabupaten Serang yang berlokasi di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang resmi melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Dalam pelaksanaannya, petugas sensus akan mendatangi rumah warga secara langsung guna mendata seluruh aktivitas ekonomi, termasuk yang berbasis digital seperti konten kreator.

Kepala BPS Kabupaten Serang, Tutty Amalia, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus kelima yang dilakukan oleh BPS.

Ia menyebutkan bahwa BPS memiliki tiga jenis sensus utama, yakni sensus penduduk, sensus pertanian, dan sensus ekonomi, yang masing-masing dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.

"Sensus penduduk dilaksanakan pada tahun yang berakhiran 0, sensus pertanian pada tahun berakhiran 3, dan sensus ekonomi pada tahun berakhiran 6. Karena terakhir dilakukan pada 2016, maka tahun ini kembali dilaksanakan," ujar Tutty, Rabu, (6/5/2026).

Pelaksanaan sensus ekonomi tahun ini dimulai dengan pendataan perusahaan besar pada Mei 2026.

Perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 100 orang atau lebih akan diminta mengisi data secara mandiri melalui tautan yang dikirimkan ke email resmi perusahaan.

Bahan Penyusunan Kebijakan Strategis

Ketua Pelaksana Sensus Ekonomi 2026, Sugiharto, menambahkan bahwa metode tersebut bertujuan untuk mempermudah proses pengumpulan data.

"Perusahaan besar akan menerima link dan dapat mengisi data secara mandiri melalui website yang telah disiapkan BPS," jelasnya.

Selanjutnya, mulai pertengahan Juni hingga Agustus 2026, petugas akan melakukan pendataan secara door to door ke rumah-rumah warga.

Pendataan ini mencakup seluruh kegiatan ekonomi, termasuk usaha rumahan dan aktivitas ekonomi digital yang tidak memiliki kantor fisik.

"Saat ini sensus ekonomi tidak terbatas pada usaha yang memiliki kantor. Kegiatan ekonomi berbasis rumah tangga seperti konten kreator juga akan didata langsung," kata Sugiharto.

Ia berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang lebih lengkap dan akurat.

Selain itu, sensus ini juga sekaligus melakukan pemutakhiran data tunggal ekonomi nasional.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved