Polda Banten Peringati Isra Mikraj, Kapolda Ajak Perkuat Kepedulian Sosial
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengajak personel Polri memperkuat kepedulian sosial, keimanan, dan ketakwaan demi pelayanan humanis
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepolisian Daerah (Polda) Banten memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum refleksi spiritual sekaligus sosial bagi jajaran Polri.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengajak seluruh personel dan elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial yang dilandasi keimanan dan ketakwaan.
Peringatan Isra Mikraj digelar di Aula Gawekuta Baluarti Polda Banten, Kamis (22/1/2026), dengan mengusung tema “Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.”
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh lintas institusi dan agama, di antaranya penceramah nasional Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, Wakapolda Banten Brigjen Pol Dr. Hendra Wirawan, Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar K.H. Embay Mulya Syarif, para pejabat utama Polda Banten, perwakilan Korem, Kejati Banten, Kementerian Agama Provinsi Banten, ulama, pimpinan pondok pesantren, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Baca juga: Gadis asal Lebak Wangi Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru Ngaji, Modus Isi Tenaga Dalam
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk nyata kepedulian sosial Polda Banten terhadap masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa Isra Mikraj bukan sekadar peristiwa sejarah keagamaan, melainkan mengandung pesan moral dan nilai keteladanan yang relevan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam pelaksanaan tugas Polri.
“Isra Mikraj mengajarkan pentingnya membangun hubungan sosial yang baik sebagai jalan meraih rida Allah SWT. Sementara Mikraj menegaskan bahwa hubungan manusia dengan Allah SWT adalah fondasi utama dalam membentuk karakter anggota Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, penguatan keimanan dan ketakwaan harus tercermin dalam sikap dan perilaku personel Polri, terutama dalam memberikan pelayanan yang humanis, adil, serta berorientasi pada kemanusiaan.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi menjaga persatuan dan keamanan di Provinsi Banten.
Tantangan sosial yang semakin kompleks, kata dia, hanya dapat dihadapi dengan komunikasi yang baik, saling menghormati, serta kepedulian sosial yang tinggi.
“Melalui momentum Isra Mikraj ini, mari kita perkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan empati. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat dan para tokoh agama sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” katanya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Dr. H. Das’ad Latif menekankan bahwa Isra Mikraj merupakan perjalanan spiritual yang sarat dengan pesan keikhlasan, kejujuran, dan tanggung jawab moral dalam menjalankan amanah.
Ia juga mengingatkan pentingnya shalat sebagai fondasi utama dalam membangun karakter individu maupun institusi.
| Revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi di Anyer Serang Dimulai, Akses Warga Bakal Lebih Mudah |
|
|---|
| Tiga Pelaku Dugaan Pengeroyokan Sopir di Tol Cikupa Tangerang Diamankan Polisi |
|
|---|
| Tambang Emas, Batu Bara, dan Pasir Ilegal di Cihara Lebak Digulung Polisi, 7 Pemilik Jadi Tersangka |
|
|---|
| Polda Banten Bongkar 6 Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, 8 Tersangka Diamankan |
|
|---|
| Polda Banten Limpahkan Kasus Korupsi Akses Pelabuhan Warnasari ke JPU, Negara Rugi Rp3,2 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/peringatan-Isra-Mikraj-segtfsertes.jpg)