Ulama, Santri, dan Pejabat Banten Doa Bersama untuk Korban Banjir
Ratusan ulama, kiai, santri, dan pejabat Banten menggelar istighosah serta doa bersama untuk korban banjir di Aceh, Sumatera, dan Banten.
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Ratusan ulama, pimpinan pondok pesantren, santri, dan pejabat daerah berkumpul di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (28/1/2026), untuk menggelar istighosah dan doa bersama bagi para korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Doa bersama tersebut diprakarsai Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta wilayah Provinsi Banten.
Pantauan TribunBanten.com di lokasi, kegiatan di Pendopo Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), berlangsung khidmat.
Baca juga: Presiden Prabowo Dijadwalkan Berkunjung ke Pandeglang, Ini Lokasi dan Tanggalnya
Sejak pukul 14.00 WIB, peserta tampak memadati aula Pendopo Gubernur Banten, duduk berderet mengikuti rangkaian dzikir dan doa yang dipimpin para ulama.
Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusuma, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, para kiai pesantren salafi dan modern, serta para santri di Banten.
Lantunan istighosah menggema selama kegiatan berlangsung. Sejumlah peserta tampak khusyuk memanjatkan doa, berharap para korban diberi ketabahan dan wilayah terdampak segera pulih dari bencana.
Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten, KH Soleh Rosyad, mengatakan kegiatan istighosah dan doa bersama ini digelar bertepatan dengan peringatan Milad FSPP ke-23, sekaligus menjadi bagian dari aksi kemanusiaan FSPP untuk Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan ikhtiar spiritual dan sosial kami. Istighosah dan doa bersama ini kami dedikasikan untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan juga di Banten,” kata KH Soleh.
Ia menjelaskan, selain doa bersama, FSPP Provinsi Banten juga aktif melakukan aksi nyata dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana.
“FSPP bekerja sama dengan berbagai lembaga filantropi. Hingga saat ini, lebih dari Rp5 miliar dana kemanusiaan telah kami salurkan untuk korban bencana di wilayah Banten dan Sumatera,” ujarnya.
Menurut KH Soleh, bantuan tersebut tidak hanya berupa logistik dan kebutuhan dasar, tetapi juga menyasar pemulihan sarana ibadah di daerah terdampak.
“Kami telah membangun musala darurat di Aceh Tamiang. Ke depan, FSPP juga berencana membangun masjid sebagai bagian dari upaya pemulihan dan penguatan spiritual masyarakat pascabencana,” katanya.
Melalui kegiatan ini, FSPP berharap terjalin sinergi yang kuat antara ulama, pesantren, pemerintah, dan masyarakat dalam merespons bencana, sekaligus meneguhkan nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah musibah.
| Hadiri Pelantikan PAN dan Buka O2SN, Jadwal Lengkap Gubernur Banten Hari Ini Sabtu, 9 Mei 2026 |
|
|---|
| Kali Ciputat Diduga Jadi Mall, Wagub Banten: Harus Ditertibkan, Sudah Perintah Bos di Atas |
|
|---|
| Pemprov Banten Batal Kenakan Pajak untuk Kendaraan Listrik, Wagub: Ini Dilematis |
|
|---|
| Jadwal dan Agenda Wagub Banten Dimyati Natakusumah Siang Ini, Jumat 24 April 2026 |
|
|---|
| Rp 80 Miliar Susut Jadi Rp 20 Miliar, Wagub Banten Bongkar Dugaan Korupsi di PT ABM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Momen-ratusan-ulama-pimpinan-pondok-pesa.jpg)