Macet Tiap Jam Sibuk, Proyek Jalan Provinsi di Dekat Mapolda Banten Tak Kunjung Lanjut
Proyek pelebaran Jalan Syekh Moh. Nawawi Albantani di Banjarsari, Kota Serang, dekat Polda Banten, masih mandek
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Proyek pelebaran Jalan Syekh Moh. Nawawi Albantani di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, hingga kini belum juga menunjukkan tanda-tanda berlanjut.
Ruas jalan provinsi yang berada tepat di sekitar Markas Polda Banten itu masih menjadi salah satu titik rawan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.
Pantauan TribunBanten.com, Kamis (29/1/2026), kondisi jalan di kawasan Lampu Merah Cibebek, Banjarsari, terbilang sempit dan hanya cukup dilalui dua kendaraan roda empat dari arah berlawanan.
Baca juga: Baru Sepekan Diperbaiki, Jalan Hotmix di Pasar Sampay Lebak Rusak Lagi
Situasi tersebut kerap memicu antrean panjang kendaraan, terlebih saat arus lalu lintas meningkat pada pagi dan sore hari.
Kemacetan tak jarang memaksa petugas kepolisian turun langsung ke jalan untuk mengatur lalu lintas agar kepadatan tidak semakin parah.
Sejumlah pengendara terlihat harus mengurangi kecepatan dan saling bergantian melintas di beberapa titik penyempitan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengungkapkan bahwa belum berlanjutnya proyek pelebaran jalan tersebut disebabkan oleh kendala pengadaan lahan.
“Untuk pembangunan atau pelebaran Jalan Syekh Moh. Nawawi Albantani yang berada di dekat Polda Banten, saat ini masih terkendala proses pengadaan lahan. Peta bidang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) sampai sekarang belum bisa dikeluarkan,” kata Arlan kepada TribunBanten.com.
Ia menjelaskan, pengadaan lahan menjadi syarat utama sebelum pekerjaan fisik dapat dilaksanakan. Tanpa kejelasan peta bidang tanah, Dinas PUPR Banten belum dapat melangkah ke tahap selanjutnya.
“Jadi, untuk ruas jalan provinsi di wilayah Kelurahan Banjarsari tersebut, kami masih menunggu proses dari BPN,” ujarnya.
Meski demikian, Arlan memastikan bahwa tahapan pengukuran lahan sebenarnya telah dilakukan dan sudah rampung.
Namun, pihaknya belum mengetahui secara rinci apa yang menyebabkan proses penerbitan peta bidang berjalan lambat.
“Kalau alasan dan kendala lambatnya penerbitan peta bidang, itu tanyakan ke BPN saja. Yang pasti pengukuran sudah dilaksanakan dan sudah selesai,” ujar Arlan.
Mandeknya proyek pelebaran jalan ini menjadi sorotan karena Jalan Syekh Moh. Nawawi Albantani merupakan salah satu jalur vital di Kota Serang.
| Kadis PUPR Banten Jelaskan Juknis Pengusulan Program Bang Andra, Desa Bisa Ajukan Perbaikan Jalan |
|
|---|
| Respons Kadis PUPR Banten Arlan Marzan, Digugat Tukang Ojek Pangkalan Rp100 Miliar |
|
|---|
| DPUPR Banten Targetkan Perbaikan Jalur Mudik dan Wisata Tuntas H-10 Lebaran 2026 |
|
|---|
| Pemprov Banten Buka Suara Soal Viral Jalan Rusak di Intenjaya Lebak Ditanami Pohon Pisang Oleh Warga |
|
|---|
| Diduga Serobot Sempadan Situ, PUPR Banten Minta Izin PBG Supermarket di Tangsel untuk Dievaluasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Potret-Jalan-Syekh-Moh-Nawawi-Albantani-di-Kel.jpg)