Kata Pengamat Soal Survei 70 Persen Warga Banten Puas dengan Pemerintahan Prabowo, Ini Catatannya

Pengamat kebijakan publik Untirta menanggapi hasil survei Indikator yang menyebut 70 persen warga Banten puas terhadap kinerja Presiden Prabowo

Tayang:
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com
SURVEI INDIKATOR - Kolase foto Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Ahmad Sururi (kanan), menara Banten Lama (tengah) dan foto resmi Presiden RI Prabowo Subianto. 

Ringkasan Berita:
  • Survei Indikator mencatat 70 persen warga Banten puas terhadap kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Pengamat Kebijakan Publik Untirta, Ahmad Sururi, menilai angka kepuasan tersebut signifikan secara politik.
  • Sejumlah indikator objektif masih menjadi catatan, seperti lapangan kerja yang stagnan, kenaikan harga kebutuhan pokok, dan keterbatasan infrastruktur.

 

Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Hasil survei dari Lembaga Survei Indikator yang menyebutkan, bahwa 70 persen warga Banten merasa puas terhadap kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mendapat sorotan dari kalangan akademisi.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada periode 15-21 Januari 2026, sebanyak 13,0 persen responden mengaku sangat puas dan 66,9 persen cukup puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. 

Sementara itu, 17,1 persen responden menyatakan kurang puas, 2,2 persen tidak puas sama sekali, dan 0,8 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Baca juga: Dinsos Catat 48 Ribu Peserta BPJS PBI di Kabupaten Serang Dinonaktifkan

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Ahmad Sururi, menilai angka kepuasan tersebut secara politik cukup signifikan, namun belum bisa dijadikan tolok ukur utama keberhasilan kebijakan pemerintah pusat di Banten.

Menurut Ahmad Sururi, secara politis, angka 70 persen ini penting karena menunjukkan legitimasi politik yang relatif kuat.

Akan tetapi, angka ini tidak serta-merta mencerminkan kualitas dan efektivitas kebijakan publik yang dijalankan.

Sururi menilai, kepuasan publik kerap dipengaruhi oleh faktor persepsi, ekspektasi, hingga simbol dan narasi kepemimpinan, bukan semata-mata pada dampak kebijakan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menjelaskan, sosok Prabowo yang dikenal tegas dan memiliki citra kepemimpinan kuat membuat harapan warga Banten terhadap pemerintahannya cukup tinggi, khususnya terkait kehadiran negara dalam menyelesaikan persoalan daerah.

“Ekspektasi masyarakat Banten terhadap Pemerintahan Prabowo memang besar. Banyak yang berharap pemerintah pusat lebih hadir dan memberi perhatian khusus ke Banten,” ujar Sururi kepada TribunBanten.com, Selasa (10/2/2026).

Namun demikian, Sururi mengingatkan bahwa angka kepuasan tersebut belum tentu linear dengan realitas di lapangan, terutama dalam hal pelayanan publik dan kinerja birokrasi di daerah.

“Pertanyaannya, apakah kepuasan 70 persen itu sejalan dengan kualitas pelayanan publik, reformasi birokrasi, dan perbaikan kesejahteraan di Banten? Jawabannya belum tentu,” tegasnya.

Ia memaparkan sejumlah indikator objektif yang perlu dicermati secara lebih mendalam, seperti ketersediaan lapangan pekerjaan yang dinilai masih stagnan, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga kualitas dan kuantitas infrastruktur publik yang masih terbatas di sejumlah wilayah Banten.

“Kalau kita bicara substansi, masih ada pekerjaan rumah besar. Mulai dari ekonomi, infrastruktur, sampai pelayanan publik yang belum merata dan optimal,” jelas Sururi.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved