Kabar Dunia
Doha Diserang Israel, PM Qatar Tak Akan Diam, Bersumpah Balas Netanyahu
Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani menegaskan negaranya akan membalas serangan Israel yang menghantam ibu kota Doha
Serangan ini sontak memicu kemarahan pemerintah Qatar. Perdana Menteri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani bersumpah tidak akan tinggal diam dan akan membalas tindakan Israel.
"Qatar berhak menangani serangan terang-terangan ini dan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menanggapinya," tegasnya.
Balasan apa yang mungkin dilakukan Qatar?
Sejauh ini Pemerintah Qatar tak merinci serangan apa yang akan dilakukan militernya untuk membalas gempuran yang dilakukan Israel.
Namun analis menilai Qatar kemungkinan tidak akan menempuh jalur militer seperti Iran. Lantaran kapasitas pertahanan dan kekuatan militer Qatar tidaklah seperti Iran atau Israel.
Namun, komitmen Al-Thani untuk melakukan “pembalasan” membuka peluang tekanan diplomatik dan hukum internasional terhadap Israel.
Sebagai gantinya Qatar kemungkinan besar akan menempuh jalur hukum internasional.
Al-Thani mengungkapkan pemerintahnya telah membentuk tim hukum khusus untuk membawa kasus ini ke forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Mahkamah Internasional (ICJ).
Selain itu, Qatar diperkirakan akan menggalang dukungan dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) serta negara-negara Arab untuk mengutuk agresi Israel.
Dukungan negara-negara Arab, terutama Arab Saudi, Mesir, Turki, dan Iran, akan meningkatkan tekanan diplomatik terhadap Israel di forum global, termasuk PBB. Jika blok besar ini bersatu, posisi Israel akan semakin terpojok dalam perundingan internasional.
Lebih lanjut, sebagai salah satu negara produsen gas terbesar di dunia, Qatar memiliki kekuatan ekonomi yang bisa digunakan sebagai senjata diplomasi.
Pengamat yang dikutip Middle East Eye menilai Doha dapat mempertimbangkan pembatasan hubungan dagang dengan pihak-pihak yang mendukung Israel, atau memanfaatkan posisinya di pasar energi untuk menekan negara-negara sekutu Tel Aviv.
Balasan Qatar juga bisa berupa peningkatan dukungan politik dan finansial bagi Palestina, terutama Gaza.
Doha selama ini dikenal sebagai salah satu mediator utama dalam negosiasi gencatan senjata. Namun, serangan Israel ke ibu kota Qatar dinilai bisa mendorong Doha mengambil sikap lebih keras dengan memperluas bantuan kemanusiaan maupun logistik.
Jika Qatar menambah aliran dana dan logistik, kelompok-kelompok perlawanan Palestina di Gaza bisa semakin kuat, baik dari sisi persenjataan, infrastruktur pertahanan, maupun dukungan publik. Hal ini membuat operasi militer Israel di Gaza semakin sulit.
| Tolak Wajib Militer, 200 Ribu Yahudi Ultra-Ortodoks Turun ke Jalan di Yerusalem |
|
|---|
| Mayoritas Warga Israel Tolak Pemimpinnya Kembali Berkuasa, Karier Netanyahu Diujung Tanduk |
|
|---|
| Kala Trump Kembali Puji Prabowo di Depan 25 Kepala Negara Besar Dunia |
|
|---|
| Dihadiri Prabowo, Trump Sebut KTT Perdamaian Gaza Jadi Simbol Penutup Potensi Perang Dunia III |
|
|---|
| 27 Kepala Negara Hadiri KTT Perdamaian Gaza di Mesir, Prabowo Satu-satunya dari Asia Tenggara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/PM-Qatar-Sheikh-Mohammed-bin-Abdulrahman-Al-Thani.jpg)